[Opini] Game Online Warnet Nostalgia Banyak Hadir Kembali, Ada Apa?

Game Online Warnet Nostalgia

Game Warnet Nostalgia – Membahas soal game online warnet sebenarnya tidak jauh-jauh dari game yang itu-itu saja. Dalam artian kita banyak sekali menemukan game lama yang sudah sempat tutup, beberapa tahun kemudian hadir kembali, baik itu dalam format dirilis ulang ataupun sebuah game baru dengan sub-judul oleh banyak publisher.

Padahal kalau kita lihat sebenarnya game warnet dulu seperti Grand Chase, RF, dan RO sudah termasuk jadul dan tentunya mereka tutup itu ada alasan yang kuat. Kebanyakan memang karena masalah finansial.

Ketika game tersebut sepi pemain dan kita tahu sendiri kalau game warnet itu hampir semuanya adalah game F2P. Otomatis mereka sangat bergantung pada model bisnis topup dari gamer.

Ketika game tersebut sudah tidak bisa lagi menggaet jumlah topup yang banyak karena kurangnya pemain atau para sultan yang sudah minggat, maka bisa dipastikan game tersebut akan tutup.

Sudah banyak contoh kasusnya di Indonesia dan kini hanya menyisakan segelintir saja yang masih bertahan, Audition contohnya.

Alasan lainnya bisa jadi karena memang game tersebut sudah tutup di server negara aslinya, yang kebanyakan berasal dari Korea Selatan. Karena game online mengandalkan konten yang terus-menerus harus dapatkan update, ketika server di negara asal tutup mau tidak mau kita harus nyusul.

Nah dengan konteks diatas kita sudah bisa masuk ke pembahasan kenapa game online warnet banyak tutup dan kemudian hadir kembali sekarang. Atas dasar apa sebenarnya hal ini terjadi?

Dan apakah kali ini game mereka akan bertahan ditengah gempuran game online modern yang grafisnya sudah jauh lebih indah dan mekanisme modern yang tidak mereka punya?

Alasan Game Online Warnet Nostalgia Hadir Kembali

Grand Chase

Ada berbagai alasan yang mungkin sudah bisa kalian tebak sebenarnya. Sebuah game tidak hanya bisa dijadikan sumber pelepasan stres saja oleh pemainnya.

Tetapi kalau membahas game lama yang didaur ulang dengan server baru, ada satu alasan yang sangat kuat dan semua manusia pasti pernah rasakan, nostalgia.

Ya penulis paham kalau bahasan ini mungkin sudah klise bagi sebagian orang, tapi kalian pernah tidak kepikiran kalau elemen nostalgia dalam sebuah game itu sangatlah menjual. Sisi biologis manusia memang sangat menyukai perasaan seperti ini.

Membuat kita teringat akan masa lalu ketika kita masih sekolah, belum ada tanggungan hidup, belum dibatasi waktu bermain game seperti sekarang yang sudah berkeluarga, punya anak dan sebagainya.

Game RF

Alhasil bagian inilah yang dimonetisasi oleh publisher untuk mendaur ulang game yang kalian mainkan dulu dengan wajah yang sama, sistem yang sama-sama kalian kutuk sejak dulu, tapi kalian mainkan juga game tersebut sekarang (setidaknya banyak juga yang main kalau anda tidak). Bukti betapa kuatnya sebuah nostalgia berperan dalam hidup kalian.

Game Warnet Dulu Rilis Tanpa Remaster, Tetap Cuan

Luna Online

Berbeda dengan game konsol atau Triple A yang kalau mereka rilis ulang, setidaknya dapatkan peningkatan grafis yang baik. Tapi game online gratisan ini kebanyakan tidak demikian dan benar hanya mengambil aset lama lalu dirilis dengan server baru embel-embel Classic server segala macam.

Sehingga pemain jangankan berharap ada sistem baru yang sebelumnya tidak ada. Bahkan grafis saja pun masih sama persis lengkap dengan bug dan glitch menjengkelkan.

Memang kejadian ini tidak bisa menyalahkan publisher. Karena mereka memang tidak diizinkan untuk memodifikasi file game meskipun sudah membeli lisensi game tersebut. Kalau developer aslinya tidak memberikan update sistem atau grafis, ya server baru sekalipun akan sama seperti itu juga.

Perfect World II

Namun terkadang kejadian ini memang disengaja, dan tidak jarang pula. Karena sekali lagi untuk monetisasi nostalgia, game ini harus dibuat semirip mungkin dengan kondisi awalnya. Agar player yang memainkan dapat merasakan kembali zaman ketika mereka baru mulai main, lengkap dengan penderitaan grinding dari level awal.

Bisakah Bertahan dari Saingan anatara Game Warnet Nostalgia dengan Game Warnet Sekarang?

Ragnarok Online

Warnet yang kini jumlahnya juga semakin berkurang menjadi salah satu ancaman nyata game sejenis ini. Mau tidak mau mereka sebagai publisher hanya mengandalkan kantong pemain sultan yang rela mengeluarkan uang untuk memainkan kembali game tersebut dan topup beli item dalam game (yang sebenarnya sah-sah saja).

Mereka yang sudah bekerja juga tidak punya waktu seluang dulu untuk memainkan game ini karena tuntutan pekerjaan atau keluarga. Jadi, setidaknya publisher game ini paham betul yang mereka sasar bukanlah target pasar anak-anak. Melainkan orang dewasa yang memang mencari sensasi keseruan bermain game yang dulu pernah mereka rasakan.

Satu hal lagi, kalau sudah rilis ulang dan cuan. Jangan buru-buru tutup dan rilis ulang lagi dengan cycle yang sama. Gamer juga manusia yang bosan dikibulin terus-menerus.

Jadi itulah opini penulis terkait game jadul warnet yang banyak hadir kembali dan dirilis ulang dalam berbagai macam format. Apakah kalian termasuk salah satu yang memainkan game tersebut?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Games atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Exit mobile version