Google Berencana Membentuk Developer Gamenya Sendiri untuk Stadia di Montreal

in ,
Google sudah mulai seriusi pasar cloud gaming.

Berencana untuk tak ingin mengalami kegagalan dan terus berinovasi, perusahaan teknologi jutaan dolar Google nampaknya memang benar-benar serius untuk kembangkan Stadia. Ini ditandai dengan kehadiran game dari developer pihak ketiga seperti Larian Studios, Bungie, hingga Ubisoft di platform cloud gamingnya saat ia rilis di seluruh dunia. Namun sepertinya developer pemilik OS Android tersebut masih miliki rencana lain untuk jadikan Stadia lebih baik. Salah satunya adalah membentuk developer gamenya sendiri.

Head of Stadia dan Vice Presidentnya, Jade Raymond mengumumkan bahwa Google akan membuka studio developer miliknya sendiri untuk Stadia di kota asalnya, Montreal. Mereka berjanji akan membuat konten eksklusif yang orisinal untuk semua genre yang ada. Raymond melanjutkan bahwa Stadia akan menjadi satu tujuan akhir dari kebanyakan orang yang ingin bermain video game.

Sayangnya, belum ada kejelasan kapan judul pertama gamenya akan keluar. Namun jika dilihat dari tulisannya, Google kini tengah membentuk dan mencari developer terbaik yang ada di penjuru bumi untuk bergabung dengan mereka.

Google Stadia rencananya akan dirilis tanggal 19 November nanti di negara-negara tertentu saja. Google berencana untuk merilisnya di seluruh dunia secara bertahap setelah peluncuran perdananya. Kamu bisa terus mengikuti beritanya agar tak ketinggalan update.

Contact: [email protected]

Ayyadana Akbar

Written by Ayyadana Akbar

Senior Writer and Video Editor since Gamebrott was established in 2015. Specializing in Japanese Games, JRPG, Shooter, PC, and console news and reviews. If you have PR related to video games you can contact him at [email protected]