Memasuki bulan Februari dan masih saja tanda-tanda krisis RAM tidak terlihat akan surut. Lonjakan yang tidak masuk akal ini dikabarkan sudah tembus hingga 1,25 kali lipat dari harga tahun lalu.
Harga Kontrak DRAM Manufaktur Sudah Naik Hingga 125% Sejak Q4’25

Dari laporan DRAMeXchange (via Jukan05), kini tengah terjadi negosiasi harga antara manufaktur DRAM dengan para pemasok skala besar. Berdasarkan laporan tersebut, kini kuasa penentuan harga dipegang oleh sisi penyedia. Micron dikabarkan telah menaikkan harga penjualan sebesar 115% hingga 125% dari harga mereka di Q4 tahun lalu.
Laporan di bulan Januari memperlihatkan kalau ketegangan kompetisi ini tidak menyisakan ruang yang banyak bagi para OEM dan CSP untuk bernegosiasi. Pembeli dalam skala besar ini sudah harus memberikan kuota pemesanan mereka di bulan Februari.
Hal tersebut perlu mereka lakukan untuk mengantisipasi perubahan harga yang jauh dan negosiasi dikabarkan terjadi setiap minggunya. Sebagai hasilnya, para brand smartphone dan PC terpaksa harus menaikkan harga retail mereka, dan berdampak langsung terhadap penjualan. Berbagai brand smartphone juga dikabarkan akan mengurangi pengiriman unit di tahun ini.

Sedangkan data dari TrendForce beranggapan kalau harga DRAM akan naik lagi 90%-95% di kuartal ini. Otomatis harga komponen PC dan smartphone akan langsung terdampak secara langsung.
Gimana menurut kamu? Apakah sudah terlalu telat untuk upgrade PC atau beli smartphone baru?
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

![[Opini] Harga Komponen PC Naik Drastis, Apa yang Terjadi Belakangan Ini? 6 harga komponen pc](https://cdn.gamebrott.com/wp-content/uploads/2026/01/harga-komponen-pc.webp)













