Setelah sebelumnya pasar diguncang oleh meroketnya harga memori karena permintaan yang tidak masuk akal dari perusahaan, kini harga power supply dan HSF diprediksi bakal segera meroket dalam waktu dekat. Kira-kira, seberapa besar dampak naiknya harga komponen ini ya, brott?
Harga Power Supply dan HSF Bakal Ikutan Naik, Ada Apa?

Lalui informasi yang kami dapatkan dari TechPowerUP, salah satu pemain besar di industri manufaktur perangkat keras telah mengeluarkan pernyataan resmi kepada para distributor soal kenaikan harga power supply (PSU) dan HSF.

Penyebab utama di balik melonjaknya harga power supply dan HSF ini adalah kenaikan tajam harga bahan baku global, terutama tembaga, perak, dan timah. Material-material tersebut merupakan komponen krusial dalam pembuatan kabel, kapasitor, hingga heatsink berkualitas sehingga tidak heran bila akan berdampak pada harga PSU dan HSF.

Laporan menyebutkan bahwa harga power supply diperkirakan akan naik sekitar 6% hingga 10%, sementara pendingin prosesor seperti heatsink fan (HSF) akan naik sekitar 6% hingga 8%. Situasi ini diperparah dengan kebijakan pabrikan yang akan menghapus semua kebijakan promosi dan diskon per 1 Februari 2026, yang berarti lebih dari 90% katalog produk mereka akan mengalami penyesuaian harga ke atas.
Dengan bulan Januari ini ditetapkan sebagai bulan terakhir sebelum harga baru terjadi sepenuhnya, para perakit PC sangat disarankan untuk segera mengamankan stok komponen mereka sekarang juga sebelum kebijakan harga baru benar-benar menghantam pasar secara global. Gimana pendapat kalian soal hal ini, brott?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

















