Pasca peluncurannya beberapa waktu lalu, siapa sangka harga Steam Machine bikin pengamat kaget. Valve akhirnya resmi mengumumkan bahwa perangkat gaming teranyarnya dibanderol mulai dari USD 1.049 atau sekitar 17 Jutaan Rupiah, nominal yang menembus angka seribu Dolar ini langsung memicu reaksi di komunitas teknologi.
Alasan Harga Steam Machine Bikin Pengamat Kaget

Berdasarkan laporan terbaru dari GamesIndustry, para senior analis dari lembaga riset ternama seperti Circana, Ampere Analysis, dan Newzoo sepakat bahwa Harga Steam Machine bikin pengamat kaget karena nominal tersebut dinilai sangat masuk akal mengingat tingginya harga komponen saat ini.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa Valve menerapkan margin keuntungan minimal, bukan sekadar angka pemasaran, mengingat target harga awal mereka yang berada di kisaran USD 700-800 sudah tidak lagi realistis akibat kelangkaan chip global yang masih melanda dunia teknologi bahkan hingga detik ini.

Sebagai Mini PC yang bisa dipakai bekerja, harga ini dianggap realistis, meski sebagian gamer menganggap harga perangkat teranyar Valve mahal. Selain itu, efek domino yang paling mengerikan adalah harga ini diprediksi akan menjadi standar baru bagi konsol generasi berikutnya seperti PlayStation 6 dan Project Helix milik Xbox yang diramal rilis menjelang akhir tahun 2028.
Raksasa produsen memori seperti Samsung dan SK Hynix kini lebih memprioritaskan pasokan ke pusat data AI, yang membuat biaya produksi komponen membengkak hingga lima kali lipat. Dengan PS5 Pro yang sudah menyentuh angka USD 899, para ahli meyakini bahwa Harga Steam Machine bikin pengamat kaget ini merupakan sinyal kuat bahwa era konsol premium bertenaga tinggi di masa depan tidak akan ada lagi yang dijual murah, brott!
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

















