Highguard Tutup Server – Wildlight Entertainment belakangan hangat dibicarakan karena game mereka yaitu Highguard. Setelah perilisan yang cukup buruk pada akhir Januari 2026 kemarin, studio berusaha semaksimal mungkin untuk menarik kembali para pemain dengan update.
Dan sepertinya, Wildlight Entertainment mengambil keputusan yang berat untuk mengumumkan bahwa Highguard Tutup Server. Mengapa game yang diumumkan di “Prime Slot” The Game Awards ini Tutup begitu cepat?
Highguard Tutup Server?

Dilansir dari akun Twitter/X resmi Highguard tim pengembang mengumumkan bahwa mereka akan menutup server game tersebut. Pada pengumuman tersebut, tim pengembang mengambil keputusan yang berat untuk menutup server game secara permanen.
Penutupan server akan dilakukan pada tanggal 12 Maret 2026. Di pengumuman yang sama, tim pengembang Wildlight Entertainment juga membagikan beberapa pesan mengenai perjalanan game ini.
Sejak perilisannya, sudah lebih 2 juta pemain masuk ke dalam dunia Highguard dan membagikan umpan balik, konten menarik, dan percaya terhadap apa yang studio kerjakan. Tim pengembang mengucapkan terima kasih atas kepercayaan tersebut.
Namun, dengan kerja keras yang telah mereka lakukan, tim pengembang tidak dapat untuk membangun pemain aktif yang berkelanjutan untuk mendukung pemain dalam jangka panjang.
Para Gamer Sebut Kejadian Sebagai Concord 2

Mengenai penyebab tutupnya Highguard, hal ini terjadi karena beberapa faktor. Secara singkat, game mendapat respon negatif yang cukup besar sejak perilisannya pada tanggal 26 Januari 2026 kemarin.
Respon negatif ini muncul tidak hanya karena komplain terhadap gameplay yang terlihat kosong saja, namun juga bagaimana game ini digadang-gadangkan menjadi FPS dengan gaya baru dan menduduki posisi utama untuk pengumuman Trailer di The Game Awards 2025 sehingga membuat banyak gamer kecewa.

Tidak adanya respon ini karena para pimpinan studio terlalu percaya diri untuk tetap menggunakan rencana awal yaitu melakukan Shadowdrop game seperti game yang telah mereka kembangkan sebelumnya selama di Respawn Entertainment yaitu Apex Legends.
Selain itu, kurangnya respon pengembang sejak pengumuman trailer hingga perilisan juga membuat banyak pihak skeptis. Dan tak lama setelah perilisan, tim pengembang terkena PHK dan membuat tim pengembang tersisa sekitar 20 orang saja.
Game Highguard saat ini masih tetap dapat dimainkan dan update terakhir juga sudah direncanakan sebelum gamenya tutup. Dan kini, para gamer menganggap penutupan game ini merupakan pola yang sama seperti Concord dan memberi julukan terhadap Highguard sebagai Concord 2.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
















