Ini Yang Terjadi Setelah 2 Jam Kalian Membeli Game Ori di Steam


Follow Us

EMANG LO BISA BIKIN GAME!?

makanya dibeli.

Buat kalian yang udah biasa membeli game original memang udah jadi hal yang gak spesial, namun bagi kalian yang masih perdana membeli game original, hal ini memang menjadi sebuah pilihan yang besar yang akan mendewasakan diri lu dengan bagaimana kalian secara berbesar hati menghargai developer yang kalian benar-benar cintai.

Nah gamebrott ada gambaran nih kira-kira gimana rasanya ketika pertama kali beli game ORIGINAL.

10 Menit pertama, Yap kita masuk ketahapan pertama yaitu tahap Deciding, tahapan paling pertama dalam membeli game original dimana kalian akan memilih game apa yang ingin dibeli. Pada fase ini akal sehat kalian akan mulai bergejolak, kalian akan sering membuat polling survei di Facebook, bertanya kesana kemari di berbagai forum game, membaca review ini itu, dan juga melihat trailer game-game agar pilihan kalian menjadi sangat tepat dan worth it. Hal-hal tersebut biasanya hanya menambah penat dan ujung-ujungnya balik ke game yang sudah dari awal kalian incar, bodo amat omongan orang. 

20-30 Menit selanjutnya, tahap yang cukup membosankan yaitu tahap  pen-download-an, tahap ini rata-rata akan terasa lama tergantung kecepatan internet yang dibayarkan oleh keringat darah orang tuamu. Pada saat-saat seperti ini akan timbul pertanyaan seperti “mau ngapain sih nanti pas ngegame”. Scenario-scenario mulai berterbangan di pikiran kalian, scenario saat in-game yang mirip dengan trailer game tersebut. Namun karena waktu download tetap terlalu lama, kebanyakan makhluk astral seperti kalian lebih memilih membackup data game teman saja karena bosan menunggu terlalu lama.

1 Jam Pertama, Selesai download ? atau back up pake punya teman ? Congratulations!! kebosanan anda sudah berlalu, sekarang anda masuk ke tahap Squad Finding, nah tahap ini akan menjadi sangat krusial pada segelintir orang terutama para multiplyer gamers, mereka akan mencari antec-antec yang juga membeli game tersebut sehingga kalian bisa “MABAR” dengan random people berharap menemui kawan sehidup semati. Namun bagi kalian yang membeli game single player, kalian bisa mencari orang lain yang senasib untuk mencari pembenaran atas game yang telah kalian beli.

1 Setengah Jam Berikutnya, Disini kalian mulai memainkan game ini secara bergairah, dengan sebuah harapan bahwa game ini akan sesuai eskpektasi yang sama dengan yang ada di trailer. Tahap realita ini disebut Expectation, pada tahap ini kalian akan menyadari konspirasi industri game, dimana kebanyakan perusahaan menghabiskan most of their budget mereka untuk marketing, bukan untuk development. Sehingga trailer yang ditawarkan biasanya jauh berbeda dengan gameplay aslinya. Tapi tenang, tidak semua pengembang game bersifat seperti ini, CD Projekt Red, atau Rockstar, dan masih banyak lagi yang terus berkomitmen menghasilkan karya yang sepadan dengan trailer mereka.

BACA JUGA  [NSFW] 5 Scene Mes*m di Game Berating TEEN yang Menghancurkan Masa Kecilmu

2 Jam Terakhir, adalah tahap yang akan membawa kalian pada persimpangan dimana kalian harus memilih!! tahap ini disebut Refund or Lanjoet main. Pada tahap ini kalian berada pada masa-masa terakhir dimana kesempatan refund masih terbuka, nah buat gamer-gamer perdana yang internet aja masih dibayarin, makan Indomie ngutang, PC kentang kerontang, menjadi sebuah godaan di ujung persimpangan Refund atau lanjut main. Bagi kalian yang sudah berbesar hati dan juga puas akan kerja keras developer kalian, tentu jalan sudah pasti terlihat jelas. Namun untuk kalian yang belum mampu, jalan refund atau terowongan underground akan semaking bercahaya.

BACA JUGA  [NOSTALGIA] 5 Game "Laknat" yang Bikin Kamu Diomelin Saat Dimainkan Didepan Orangtua

Jadi begitulah tahapan-tahapan yang akan gamer alami ketika pertama kali membeli game original demi meng-support para developer.

#emanglobisabikingame

BACA JUGA

Lainnya dari kategori: OPINI