[INTERVIEW] Dragon Ball: The Breakers Bersama Ryosuke Hara dari Bandai Namco

Dragonball The Breakers Bandai Namco

Dragon Ball: The Breakers adalah game yang mendadak diumumkan oleh Bandai Namco sebagai salah satu judul ‘spin-off’ dari franchisenya. Mereka mengemasnya dalam bentuk survivor vs executor yang sekilas sangat mirip dengan Dead by Daylight.

Konsep ini disebut Asymmetric Action di mana para survivor harus kabur dari kejaran pembunuh/tokoh antagonis atau yang di Dragon Ball: The Breakers disebut sebagai Raider.

Meskipun terlihat mirip, namun Bandai Namco membuat para survivor seolah tidak miliki kesempatan sama sekali untuk melawan para Raider yang diadaptasi dari tokoh antagonis utama seri Dragon Ball yang saat ini baru dikonfirmasikan menjadi dua tokoh saja: Cell dan Frieza.

Hingga detik ini, Bandai Namco masih berdiam diri soal Dragon Ball: The Breakers dan masih belum mengumumkannya kembali sejak uji coba betanya ke publik.

Kabar baiknya, kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara dengan Produser gamenya, Ryosuke Hara untuk mengetahui sedikit informasi di balik pengembangan gamenya dan bagaimana mereka bisa memutuskan untuk mengembangkannya. Penasaran? Simak interview kami di bawah.

BAHASA INDONESIA

GB: Pertama-tama, bisakah Anda mengenalkan diri dan ceritakan sedikit tentang Dragon Ball: The Breakers?

RH: Saya Ryosuke Hara dari Bandai Namco Entertainment, Produser dari Dragon Ball: The Breakers. Game ini adalah sebuah game escape di mana tujuh orang biasa tanpa kekuatan super bernama Survivor harus menghindari para Raider jahat yang direpresentasikan sebagai musuh utama dari seri Dragon Ball seperti Cell atau Frieza.

GB:  Pengumuman game dari BANDAI NAMCO Entertainment ini bisa dibilang cukup mengejutkan, bisakah Anda menceritakan bagaimana Anda bisa terlibat dalam proyek ini?

RH: Sama seperti game yang kami produksi di masa lalu, kami berusaha untuk membuat genre yang bervariasi dari dunia Dragon Ball. Kunci konsep game kali ini adalah “ketidakseimbangan strategi yang luar biasa” di dunia Dragon Ball dan kesenangan yang ditimbulkan akibat persaingan yang tak cocok. Dari sini kami memutuskan untuk membuat game asymmetric action.

Masih banyak hal lain dari dunia Dragon Ball selain pertempuran; kami berusaha untuk memberikan gambaran betapa dalamnya dunia Dragon Ball dalam sesuatu yang unik kepada para fans sembari memberikan mereka pengalaman gaming baru.

GB: Apa yang menginspirasi Anda untuk membuat game ini berdasarkan dunia Dragon Ball? Apakah kepopuleran Dead by Daylight?

RH: Kurang lebih sama seperti jawaban saya sebelumnya, namun game ini adalah kesepakatan bersama dari tim kami untuk membuat game asymmetric action demi mengekspresikan bagaimana strategi ketidak seimbangan melalui pengalaman Dragon Ball. Oleh karena alasan ini saja kami akhirnya membuat game Dragon Ball dalam genre ini.

GB: Apakah pemain baru akan benar-benar bisa menikmati game ini jika mereka tidak pernah mengenal Dragon Ball?

RH: Tentui saja. Fokus utama kami adalah membuat gameplay game multiplayer online yang bisa dinikmati gamer dari semua kalangan, termasuk dari mereka yang tidak mengenal seri Dragon Ball sama sekali.

GB: Berapa Raider yang akan dikenalkan? Siapa saja?

RH: Detail dari para Raider akan kami umumkan beberapa hari lagi.

GB: Bagaimana feedback dari para fans setelah memainkan betanya? Apakah kalian akan mengimplementasikan saran yang telah diberikan?

RH: Kami sangat berterima kasih kepada semua player yang memberikan pendapatnya setelah mencoba betanya. Semua pendapat mereka sangat berharga bagi kami, namun secara spesifik, beberapa player sarankan kami memberikan prioritas balance antara Raider dan Survivor, objective display, control, dan peningkatan Raider.

Kami telah mempertimbangkan saran mereka dan melakukan pengaturan tentangnya. Kami akan mengumumkan detailnya ke publik setelah pengembangannya telah dikonfirmasi.

GB: Kita tahu bahwa banyak fans yang tidak familiar dengan genre ini karena tidak sepopuler action, fighting, atau RPG, apa yang tim BANDAI NAMCO Entertainment coba untuk raih melalui proyek ini?

RH: Seperti yang Anda katakan, genre asymmetric action memang tidak sepopuler dengan kebanyakan genre seperti fighting atau RPG, namun saya selalu merasakan bahwa genre tersebut adalah sesuatu yang bisa memberikan pengalaman menyenangkan ketika dimainkan bersama teman-teman.

Game Dragon Ball sebelumnya terlalu fokus pada pertempuran atau kompetisi antar player yang bermain di dalam kondisi yang sama, namun dengan game ini saya berharap ia akan memberikan pendekatan yang unik dan gerbang bagi gamer yang ingin mengetahui dunia Dragon Ball.

GB: Terakhir, apakah Anda memiliki pesan untuk para pembaca kami dan fans yang menunggu kehadiran game ini?

RH: Kami mengembangkan Dragon Ball The Breakers sebagai proyek yang dikembangkan bersama para playernya. Setiap anggota dari tim pengembangan kami akan melakukan segalanya agar proyek ini hadir sesuai dengan ekspektasi.

Kami berencana untuk membuka kesempatan bagi player untuk mencoba gamenya sekali lagi sebelum rilis, kami berharap kalian bisa terus membantu kami untuk menciptakan Dragon Ball: The Breakers menjadi game terbaik.

Reporter: Ayyadana Akbar

ENGLISH

GB: First, can you tell us about yourself and share a bit about Dragon Ball: The Breakers?

RH: I am Ryosuke Hara of Bandai Namco Entertainment, the producer of “Dragon Ball: The Breakers”. In this title, we have endeavored to create the ultimate escape game, in which seven ordinary citizens with no superpowers, known as Survivors, must evade the clutches of an evil Raider, in the form of one of the major antagonists of the Dragon Ball world such as Cell or Frieza.

GB: It’s surprising that BANDAI NAMCO Entertainment announced this game, how did you end up working on this project?

RH: In the titles we have produced in the past, we have striven to express the unique essence of the Dragon Ball world in a wide variety of genres. The key concept for this title was the “overwhelming strategical imbalance” found in the Dragon Ball universe, and the excitement that mismatched competition can engender. This is why we chose to develop an asymmetric action game. There is so much more to the world of Dragon Ball than simply fighting; we are aiming to express to our users the true depths of the Dragon Ball universe in a unique manner and provide them with a brand new gaming experience.

GB: What inspired you to make this game using the Dragon Ball Universe? Was it the popularity of Dead by Daylight?

RH: This will end up covering similar ground to my previous answer, but it was the unanimous consensus of the team that an asymmetric action game was the best way of expressing the strategic imbalance at the heart of the Dragon Ball experience. It was for this reason alone that we ended up developing a Dragon Ball title in this genre.

GB: Can a newcomer really enjoy this game if they don’t have any prior knowledge of Dragon Ball?

RH: Absolutely. Our primary focus throughout the development process has been on the creation of online multiplayer gameplay that can be enjoyed by gamers of all stripes, even those without any previous knowledge of the Dragon Ball franchise.

GB: How many raiders will be introduced? And who are the characters?

RH: Details of the Raiders will be released in the coming days.

GB: How did fans respond after playing the beta? Are you implementing any feedback that was shared?

RH: First of all, we are extremely grateful to all the users who provided us with their opinions following the beta test. All feedback was extremely valuable, but, in particular, a significant number of users provided suggestions regarding the game balance between Raider and Survivors, objective displays and controllability, and improvements in Raider priorities. Considerations of this feedback and adjustments in these areas are ongoing as we speak, and we look forward to announcing their details publicly once new developments have been confirmed.

GB: We know that a lot of fans are not familiar with this genre as it’s not as famous as action, fighting, or even RPG, what does your team hope to achieve through this project?

RH: As you have said, the asymmetric action genre is certainly not as well-known as more major genres such as fighting or RPG games, but I have always felt that it is a type of game that can provide a really fun experience when played with friends. Previous Dragon Ball games have tended to center upon battles or competition between players playing under the same conditions, but it is my hope that the unique approach of this title will allow it to serve as a gateway to the Dragon Ball universe for curious gamers.

GB: Lastly, do you have anything to say to our readers and fans who are waiting for this game?

RH: This title has been positioned as a game which is being developed in conjunction with our users. Every member of the development team is giving their all to ensure that we live up to expectations. We are currently looking into the possibility of setting up another opportunity for users to test the game before release, so we hope that you will continue to help us make “Dragon Ball: The Breakers” the best game it can be.


Dragon Ball: The Breakers saat ini masih dalam pengembangan oleh Bandai Namco. Apakah kamu sedang menantikannya?

Ingin membaca artikel seperti ini lagi? Kamu bisa mengunjungi laman G|List kami untuk tahu apa saja yang ada di industri ini yang mungkin belum pernah diceritakan sama sekali melalui berita atau yang lain.

Exit mobile version