10 Istilah Keseharian Warnet yang Pasti Kalian Kenal dan akan Terus Ada

Istilah Keseharian Warnet

Bagi kalian yang termasuk kalangan kelahiran tahun 90-an mungkin familiar dengan kehidupan warnet. Zaman sekolah kalian yang dihiasi dengan game-game online sepulang sekolah dan kadang bolos kelas demi bermain game di warnet sudah jadi makanan sehari-hari.

Istilah Keseharian Warnet yang Bikin Nostalgia

Istilah keseharian warnet yang kalian pasti tahu

Kalian yang mungkin anak warnet sejati tentu hafal dengan beberapa istilah yang hanya bisa didengar di warnet dan punya maksud tersendiri. Berikut adalah 10 Isitlah keseharian Warnet yang kalian tentu pernah dengar dan penulis rasa mampu membangkitkan gairah nostalgia kalian ketika masih remaja. Yuk, kita mulai pembahasannya.

1. Booking PC

Booking PC ter-pewe dulu

Tahun 2000-an memang golden age buat per-warnet-an mengingat banyak sekali warnet-warnet baru yang mencuat ke permukaan. Warnet yang hadir pun bervariasi mulai dari yang biasa saja dengan spek PC rendah hingga warnet sultan dengan spesifikasi tinggi.

Banyaknya anak sekolah yang bolos bermain warnet tentu membuat jumlah PC kosong terbatas dan mengharuskan kita untuk booking PC tersebut dari pagi atau hari sebelumnya. Atau ketika PC yang biasa kita gunakan itu sudah pewe dan malas berpindah-pindah tempat ke PC lain.

Namun tidak semua warnet mengizinkan kita untuk booking PC dari hari sebelumnya. Kalian harus punya akses ‘orang dalam’ dulu alias kenal dengan operator warnetnya agar bookingan PC kalian bisa 100% dapat. Memang pengalaman unik yang kalau dipikir-pikir kembali cukup seru juga.

2. GB

Gb-in dong bang

Istilah GB atau game boosting juga salah satu istilah keseharian warnet yang biasa terdengar. Biasanya istilah ini sering terdengar pada warnet gaming atau warnet yang menyediakan game sebagai sarana hiburan utamanya.

GB sendiri berarti sebuah sesi permainan dimana player yang punya stat atau level lebih rendah di-boost levelnya dengan bermain dengan player yang punya stat lebih tinggi. Intinya sih curang ya karena player yang belum punya skill mumpuni tapi mendapatkan benefit seperti kill count, exp, item atau lain sebagainya dengan imbalan bayaran uang atau bahkan ada yang free.

Game mulai dari Point Blank hingga game-game MMORPG juga tidak luput dari yang namanya GB ini. Biasanya player harus memberi imbalan berupa uang cash atau bisa saja tambahin billing kang gb tergantung kesepakatan awal.

3. Pekalongan

Awas kena ban

Untuk istilah keseharian warnet yang satu ini sedikit nakal ya. Kenapa begitu, kalian yang bermain game seperti Point Blank tentu tidak asing dengan istilah Pekalongan. Bagi yang tidak kenal dunia warnet tentu terheran-heran, ada apa gerangan dengan salah satu kota di Jawa tengah ini.

Tidak, istilah Pekalongan bukan berarti Kota Pekalongan yang ada di Pulau Jawa melainkan sebuah situs berisi cheat untuk game-game warnet seperti Point Blank, FreeFire dan juga PUBG Mobile. Saking melekatnya image cheat dengan Pekalongan menjadikan nama tersebut sebagai sebuah legenda dikalangan penggiat game warnet.

Maraknya cheat pada game warnet membuat banyak player yang bermain secara fair terganggu. Lambatnya publisher memblokir cheat tersebut juga menuai banyak kritikan dari gamer-gamer tanah air. Terlepas dari itu, cheat dan game warnet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dan akan terus diingat oleh para pensiunan warnet hingga sekarang.

4. Voucher

Sumber: Enlik

Sudah bukan rahasia umum kalau uang jajan zaman sekolah kalian larinya untuk beli voucher game online, kan? Hayo ngaku saja. Soalnya penulis juga seperti itu ketika masih menekuni game online zaman sekolahan hehe.

Terkadang uang jajan yang habis bisa sampai ratusan ribu hingga jutaaan bila udah masuk musim lebaran dan dapat angpao dari saudara dekat. Bukannya digunakan untuk membeli hal yang berguna atau ditabung malah dihabiskan untuk item-item ingame yang ujung-ujungnya tutup juga gamenya.

Beberapa warnet bahkan sekaligus menjual voucher game online tersebut baik berupa fisik atau lewat digital. Akses segampang itu menjadikan uang jajan semakin cepat habis dan hanya mampu beli sebiji roti dan minuman gelas sebagai makan siang di sekolah.

Walau terdengar menyedihkan, penulis rasa momen seperti itu menjadi ingatan yang tidak akan terlupakan dan bisa diceritakan kepada anak cucu nantinya sebagai hiburan keluarga.

5. MT

Nunggu dari pagi eh MT diperpanjang

Istilah warnet satu ini juga tidak kalah greget-nya. Dalam hal ini adalah bagian menunggunya. Biasanya game online itu ada jadwal maintenance atau istilah warnetnya MT. Biasanya jadwal MT ini jatuh pada hari selasa, rabu atau kamis tergantung dari judul gamenya.

Hal yang bikin greget adalah waktu MT yang melebihi jadwal MT dan ngaret sampai beberapa jam. Alhasil player yang sudah menunggu dari jadwal selesai MT malah harus menunggu lebih lama lagi dan berujung buang-buang billing.

Tidak bisa pula kita beranjak dari kursi dan mematikan billing. Karena warnet yang ramai biasanya sudah banyak yang menunggu giliran main dan siap menyasar PC kosong sepersekian detik setelah pemain sebelumnya beranjak. Benar-benar sistem rebutan layaknya alam liar.

6. Nge-Lag

Ping Setinggi langit

Nah, istilah keseharian warnet ini khusus untuk warnet yang punya koneksi internet seadanya. Biasanya paket internet yang dipasang juga bukan yang kencang. Warnet seperti ini diperuntukkan bagi gaming semata dan bukan untuk browsing.

Istilah nge-lag biasa terdengar jika koneksi ping putus-putus menyebabkan gamenya tidak mendapatkan informasi real time. Istilah awamnya ya nge-lag tadi. Jika sudah kejadian seperti itu yang menjadi sasaran empuk emosi pemain game ya siapa yang sedang memutar video YouTube atau siapa yang download film anime seperti penulis.

7. QQ

Qiqi emot QQ

Anak warnet tentu kenal dengan kata-kata QQ. Istilah ini bisa memiliki beberapa arti tergantung dari game apa yang kalian mainkan dikala itu. Jika kalian bermain game Point Blank, istilah warnet QQ bisa berarti trik mempercepat reload senjata terutama untuk shotgun. Kalian harus menekan tombol QQ secara cepat untuk mempersingkat durasi reload dan biar tidak dikatakan cupu oleh sesama gamer Point Blank.

Sedangkan QQ satu lagi datang dari game Lost Saga. Istilah ini merupakan emot dari game tersebut yang berbentuk wajah emoticon menangis dan suara tangisan yang menyebalkan. Awal-awal terdengar lucu namun jika kalian mendengar suara itu ratusan kali dalam sehari lama-lama juga bisa bosan.

8. Paket Malam/Begadang

Billing lumba-lumba yang ikonik

Istilah paket malam juga sering terdengar terlebih jika kalian bertengger di warnet hingga sabtu malam. Istilah paket malam ini berarti paket billing khusus yang waktunya mulai dari jam 10 malam hingga jam 7 pagi atau bervariasi tergantung jam yang ditentukan oleh pemilik warnetnya.

Disebut juga paket bergadang ya karena player yang bermain dari malam hingga pagi dan biasanya tidur setelah jam malam habis dan lanjut paket member yang waktunya digunakan untuk tidur.. di depan PC.

Paket malam biasanya punya harga yang relatif lebih rendah bila dibandingkan dengan paket billing lainnya. Membuatnya menjadi paket sasaran empuk pemain warnet yang ingin begadang dan sedikit berhemat.

9. War

Clan War

Istilah game warnet ini merujuk pada game-game yang berbasis multiplayer baik itu dari genre FPS maupun RPG. War bisa saja berarti konten guild war atau clan war yang mengutamakan player versus player dalam skala besar.

Ajang war seperti ini adalah momen seru-seruan sesama player dimana kekompakan tim menjadi kunci utama kemenangan. Menjadikan war sebagai istilah nostalgia yang sudah jarang dijumpai di warnet-warnet sekarang.

10. Print

Warnet yang menyediakan printer jadi sasaran anak sekolahan dan mahasiswa

Selain sebagai sarana bermain game, tidak jarang pula warnet yang menyediakan printer. Biasanya warnet-warnet seperti ini digemari oleh anak sekolahan yang sembari mengerjakan tugas dari guru mereka.

Harga yang ditawarkan untuk perlembar kertas juga bervariatif tergantung jumlah tulisan, bergambar atau tidak, dan juga berwarna atau tidak. Kebanyakan warnet mematok harga Rp. 1.000 untuk hasil print yang berisi tulisan saja, Rp. 1.500 untuk yang bergambar, dan Rp. 2.000 untuk full warna.

Itulah 10 Istilah keseharian warnet yang sering penulis temukan ketika masih aktif bermain di warnet. Apakah warnet sekarang juga masih melestarikan istilah-istilah seperti itu? Beri tahu kami lewat komentar ya?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait TECH atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Exit mobile version