Jelang Peluncurannya, Detail Demo Outriders Diungkap

in , , , , ,
Wp5582147

Mengusung konsep looter-shooter dengan dunia yang kental akan nuansa sci-fi, Outriders jadi salah satu game paling diantisipasi kehadirannya tahun ini. Game yang dikembangkan oleh People Can Fly itu baru akan dirilis 1 April mendatang namun bagi pemain yang tidak sabar, bisa mencicipinya dalam waktu dekat. People Can Fly selaku developer sudah membagikan sejumlah detail terkait demo Outriders yang akan meluncur minggu ini.

Demo Outriders akan sepenuhnya demo dan tidak seperti tahap open beta di mana pemain bisa mengunduhnya secara gratis tanpa perlu pre-order. Selain itu, demo yang dijadwalkan untuk meluncur di PS5, PS4, Xbox One, Xbox Series X/S dan PC via Steam tersebut juga tidak akan memiliki batas waktu.

Bagi pemain konsol, kapasitas penyimpanan minimal yang dibutuhkan adalah 22GB sementara pemain PC harus menyiapkan yang sedikit lebih besar yakni 24GB. Setelah terpasang, pemain akan langsung mendapat akses ke empat class di Outrider, yang bisa dipilih dan digunakan di prolog dan chapter pembuka.

Lebih lanjut, People Can Fly juga menjelaskan jika demo yang mendukung co-op cross-play itu akan bisa dimainkan hingga pemain bertemu dengan bos pertama, Gauss. Kendati demikian, setelah mengalahkannnya akan ada cukup banyak misi sampingan yang dibuka dan dunia yang luas untuk dijelajahi.

Untuk progress permainan, sayangnya pemain hanya bisa memindah progress dari demo ke versi full di platform yang sama. Itu artinya, pemain yang menjajal demo di Steam tidak dapat mentransfer progress permainan mereka ke akun Epic Games Store jikalau mereka memutuskan untuk membeli Outriders di situ.

Kmvgewgcvcfymdbus6djmo 1200 80

Demo Outriders akan meluncur minggu ini tepat pada 25 Februari mendatang.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Outriders atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Arif Gunawan

Written by Arif Gunawan

kreator tulisan yang jarang bermain game namun tertarik dengan perkembangan industri game itu sendiri