Karena Salah Paham Sang Ayah Ditembak Anaknya Sendiri

in ,

Seorang pria bernama Alec Tarasiuk(22) harus merenungkan dirinya di balik jeruji akibat perbuatanya yang menewaskan sang ayah. Alec Tarasiuk telah di dakwa dengan pembunuhan tingkat satu setelah menembak ayahnya sendiri di bagian pipi. Walter Tarasiuk(57), sang ayah, saat itu sedang asik bermain Xbox ketika sang anak masuk dan menembak Walter di bagian kepala dan membuatnya tewas di tempat. Kemarahan Alec memuncak ketika sang ayah mengumpat kepada teman mainya, dan Alec menginterpretasikan umpatan itu sebagai ancaman yang ditunjukan kepada dirinya.

Kami sekarang telah resmi hadir di platform Tiktok! Follow akun Tiktok kami di @gamebrott.com untuk menjumpai berbagai informasi serta konten-konten video menarik kami lainnya.

Kediaman ayahnya dan Alec

Menurut Chicago Tribune, Alec Tarasiuk meng-claim bahwa kata-kata kasar yang ayahnya keluarkan itu ditunjukan untuk dirinya, hal tersebut lah yang memtusukan Alec untuk mengambil pistol miliknya dan menembak pipi kanan ayahnya dari belakang. Hakim Steven Goebel saat di pengadilan melaporkan bahwa Alec adalah ancaman yang besar bagi masyarakat karena menembak ayahnya sendiri, terlebih lagi ia menembaknya dari belakang.

Alec Tarasiuk

Jaksa setempat Lorna Amado-Chevlin mengatakan bahwa, argumen antar ayah dan anak ini bermula ketika Walter memaki sang anak, ia menyebut Alec “tak berguna” karena tak melakukan hal-hal yang produktif dalam hidupnya, dan menggunakan kata-kata kasar untuk mendekribsikan Alec Tarasiuk. “Terdakwa(Alec) tidak sedang menempuh pendidikan maupun berkerja, Terdakwa tidak senang ketika sang ayah menyuruhnya melakukan pekerjaan rumah seperti cuci piring dan sebagainya.” Kata Lorna Amado-Chelvin kepada Hakim saat persidangan.

Hoffman State

Setelah menembak sang ayah, Alec melihat darah “berasal dari wajah ayahnya” dan memtusukan untuk mematikan Xboxnya karena terlalu bising lalu kemudian menelefon polisi. Tarasiuk dibesarkan di Hoffman State dan tinggal bersama ayahnya. Alec pernah tinggal bersama ibu kandungnya di Arlington Heights, namun pada akhirnya ia diminta pergi oleh ibunya sendiri. Jaksa melaporkan bahwa Alec tak memiliki background kriminalitas yang berarti.

Permasalahan seperti ini belakangan ini kerap muncul, Alec sendiri tak memiliki background kriminal kita jadi hal ini mungkin bisa terjadi kepada siapapun. Kita seharusnya bisa menahan emosi kita semoga yang telah beristirahat akibat hal-hal seperti ini bisa tetap tenang dan mencapai kebahagiaanya.

Source: Chicago Tribunes

Written by Kusuma Aji

Gamebrott most notorious and toxic person

Leave a Reply

Your email address will not be published.