Keceplosan Kata Rasis Saat Streaming, Pewdiepie Dapatkan Copyright Strike dari Dev. Firewatch

in ,

Setiap pengguna Youtube pasti kenal dengan Felix “Pewdiepie” Kjellberg. Tak hanya karena dia saat ini masih menjadi channel Youtube dengan subscriber terbanyak, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak channel Let’s Play. Felix paling populer akan video dirinya bermain game horror dengan reaksi yang kocak, namun baru-baru ini dia mulai jarang lakukan hal tersebut dan mulai beralih ke random vlog dan streaming.

Kami sekarang telah resmi hadir di platform Tiktok! Follow akun Tiktok kami di @gamebrott.com untuk menjumpai berbagai informasi serta konten-konten video menarik kami lainnya.

Semenjak perubahan ini, Felix terkesan lebih kontroversial dari biasanya. Tahun lalu dia guncangkan Youtube dengan video anti-semit dan Nazi. Meskipun keduanya adalah sebagai lelucon dan satir semata, video tersebut cukup untuk membuatnya dibuang dari Maker Studio milik Disney dan dibatalkan season kedua “Scare Pewdiepie” oleh Youtube.

Kali ini, channel Youtube yang terkenal akan “Brofist” ini kembali membuat kontroversi. Developer indie dari game Firewatch – Sean Vanaman dari studio Campo Santo, telah lakukan Copyright strike ke seluruh video gameplay Firewatch yang diupload Pewdiepie dan akan terus melakukan hal serupa untuk game mereka selanjutnya. Semua ini karena Pewdiepie di saat livestreaming ucapkan “N-Word” yang merupakan kata hinaan untuk ras berkulit hitam.

https://twitter.com/vanaman/status/906983575337107456?ref_src=twsrc%5Etfw&ref_url=http%3A%2F%2Fkotaku.com%2Fajax%2Finset%2Fiframe%3Fid%3Dtwitter-906983575337107456%26autosize%3D1

“Saya kesal dengan orang semacam ini yang membuat uang dari hasil game yang kami buat,” Tulis Sean Vanaman di Twitter-nya. Dia anggap Pewdiepie sebagai orang yang sangat rasis, yang dapat rusak kultur di industri game.

Pewdiepie ucapkan n-word saat sedang lakukan streaming Playerunknown’s Battleground. Selagi main, dia memanggil musuh dengan “What a f*cking n-“ sambil mencoba untuk membunuhnya yang bersembunyi dibawah mobil. Saat baru sadar jika ia baru saja ucapkan kata yang offensive, Pewdiepie menjelaskan “Terkadang saya lupa kalau saya sedang livestreaming.”



Beberapa jam setelah tweat ancaman dari Sean di-post. Video gameplay Firewatch dari Pewdiepie kini sudah tak bisa ditemukan lagi di channel-nya. Video tersebut sebelumnya telah capai hampir 6 juta penonton sebelum dimatikan oleh Campo Santo dengan DMCA takedown.

Sean Vanaman mengajak developer lain untuk lakukan hal yang serupa, dia menyatakan jika dia akan “ajak lebih banyak orang untuk jauhkan dia dari konten yang membuatnya jadi millioner”. Dia akui jika dirinya senang dengan Let’s player dan Streamer, hanya saja dia tak senang dengan karakter rasis Pewdiepie. Dan sebagai pemilik game yang dia mainkan, dia merasa ada hak untuk matikan konten tersebut.

https://twitter.com/vanaman/status/906984488705564672

Pewdiepie belum keluarkan komentar untuk masalah ini. Kemungkinan dia akan buat video sendiri tentang masalah besar seperti ini sama seperti kontroversi-kontroversi sebelumnya. Kita tunggu saja apakah dia dan developer Firewatch ini dapat temukan titik damai atas masalah ini.

Source: Kotaku

Written by Muhammad Maulana

Seseorang yang menghabiskan waktunya mengamati Video Game dan Film.

Leave a Reply

Your email address will not be published.