Masa bulan madu antara NVIDIA dan OpenAI tampaknya sudah usai. Hubungan mereka sekilas terlihat mulai retak lantaran Jensen sang CEO NVIDIA mengganggap sang pelopor ChatGPT ini kurang serius.
Kerja Sama NVIDIA dengan OpenAI Senilai $100 Miliar Bisa Batal?

Dari laporan situs WSJ, ada kemungkinan kerja sama antara kedua perusahaan yang sebelumnya dikabarkan bernilai $100 Miliar bisa batal. Hal ini didasari dari Jensen Huang selaku bos NVIDIA menilai Sam Altman terlalu terlena dengan teknologi mereka. Padahal yang paling ditakutkan adalah rival mereka seperti Google dan Anthropic sudah dalam jarak dekat dan akan menyusul.
Penyedia server AI ini menilai kalau komitmen Sam Altman terhadap AI kurang maksimal dan kemungkinan kerja sama dengan angka fantastis tersebut bisa tidak berlanjut. Jensen mengganggap kalau OpenAI “kurang disiplin” yang kurang dijelaskan apa artinya.
Hanya saja dapat ditebak kalau pengaplikasian ekosistem GPT memang kurang spesifik. Berbeda dengan Claude Opus 4.5 milik Anthropic dan juga Google Gemini yang namanya kian naik belakangan ini. Sedangkan perkembangan yang dihadirkan oleh OpenAI malah berujung pada penambahan iklan dalam aplikasi ChatGPT.

Sangat diwajarkan apabila NVIDIA skeptis melanjutkan kerja sama mereka jika melihat perkembangan OpenAI yang stagnan sedangkan rival mereka melesat kencang. Jadi, sebelum mereka bisa mengambil kembali momentum tersebut, rasanya sah-sah saja kubu hijau meninjau ulang investasi mereka ke perusahaan AI tersebut.
Hanya saja Jensen akhirnya membantah kalau kerja sama antara keduanya batal terjadi. Pernyataan itu terlontar pada laporan Bloomberg. Tapi entah ini menyangkut soal kerja sama $100 miliar atau bukan, masih menunggu kepastian.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.















