Komunitas CS:GO Beri Kejutan Pemain Difabel Setelah Di-bully oleh Tim Sendiri

6567979747

Video game online khususnya yang kompetitif seperti Counter Strike: Global Offensive sudah dikenal memiliki komunitas yang toxic. Dengan sengitnya tiap pertandingan dan semua orang didalamnya ingin menang, tentu saja akan muncul kalimat kasar keluar dari mulut atau bahkan bully kepada pemain tim sendiri.

Bisa dibilang, semua pemain CS:GO ini setidaknya pernah satu kali bertemu dengan pemain yang toxic. Mau itu saat bermain di casual ataupun competitive match, selalu saja ada yang lebih habiskan waktunya menyalahkan tim dan bicara kasar lewat mic-nya ketimbang bersifat positif.

Adam “Loop” Bahriz merupakan penggemar CS:GO yang mungkin sudah terlalu biasa dengan lingkungan toxic ini. Loop lahir dengan kondisi genetik langka yang dinamai “HSAN type 2” yang membuat kehilangan seluruh giginya kecuali 3 gigi, hilangnya sebagian dari hidungnya, dan disahkan buta dan tuli (legally blind and deaf).

Kondisi ini membuatnya terpaksa bermain dengan wajahnya begitu mendekati monitor karena kemampuan melihatnya yang sangat terbatas dan juga harus menggunakkan alat bantu pendengaran. Tetapi meskipun dengan kekurangannya ini, pria ini berhasil capai rank Legendary Eagle, rank yang hanya 9% komunitas CS:GO berhasil capai.

https://www.youtube.com/watch?v=jT2wWPezNxU


Suatu harinya Loop harus mengujungi dokter gigi dimana hampir semua giginya lepas dan hanya menyisakan 3 gigi. Hal ini membuat dirinya sedikit kesulitan untuk berbicara. Setelah dari sana dia memaksakan diri untuk bermain competitive match CS:GO lewat server ESEA.

Dia memeringati rekan timnya akan kondisinya, namun respon yang dia dapatkan tidaklah sesuai harapan. Rekan timnya langsung membully Loop karena bicaranya yang “tak normal”. Beberapa juga berpikir jika dia hanyalah troll semata yang ingin mengganggu mereka. Respon kasar yang diterima Loop ini membuat dia memutuskan untuk tak mau bicara lagi ke rekan timnya dan diam sepanjang game.


Setelah menang 5 ronde pertama, tim Loop kalah di ronde ke-6, dan keempat timnya langsung meng-kick Loop dari tim. Bukan karena dia bermain buruk sepanjang 6 ronde, bahkan dia menjadi pemain kedua dengan KDR tertinggi. Tetapi karena alasan “tak ada komunikasi” padahal mereka merasa lebih terganggu disaat Loop mencoba komunikasi kepada mereka karena suaranya yang dianggap “tak normal”. Karena di-kick, Loop terkena ban sementara dari server, hal ini membuatnnya begitu marah hingga melemparkan headset yang dipakainya.


Apa yang dialami Loop ini merupakan pelajaran bagi kita untuk selalu menghargai tiap pemain sebaik mungkin. Meski dengan kondisi apapun, pria seperti Loop tetaplah harus diperlakukan seperti orang lain.

Clip diatas ini tersebar ke komunitas CS:GO, membuat ribuan fans game ini menghampiri livestreamingnya dan spam donasi ke channel Twitch Loop untuk memberikan semangat. Bahkan para pemain pro merasa kasian dan takjub dengan pemain satu ini. Pemain dari Cloud9, Jordan “n0thing” Gilbert, adalah yang pertama yang tertarik untuk mengenal lebih soal Loop.

Setelah kejadian pahitnya diperlukakan tak adil oleh tim sendiri, Loop mendapat banyak ajakan untuk bermain serta pujian dari pemain professional Counter Strike saat livestreaming di Twitch. Loop juga bahkan dapatkan kejutan dari Mohamad “Moe” Assad yang mendonasikan $500 sebanyak dua kali ke channel Twitch Loop.


Loop kini menjadi bahan pembicaraan di subreddit CS:GO, bukan untuk mem-bully dirinya tapi memuji sosok pemain luar biasa ini. Twitch bahkan mempromosikan channel dari Loop setelah menjadi perbincangan besar pada hari ini.

Jika kau ingin support Loop, atau ingin melihat dia menghancurkan para scrubs meskipun dengan kekurangannya, kamu bisa kunjungi channel Twitchnya. Tapi sebagai peringatan saja, Twitch chat yang diterima Loop juga terkadang tak begitu bersahabat.

Exit mobile version