Kontroler Xbox Baru Varian Electric Volt Kini Telah Tersedia untuk Dibeli

in

Debut kontroler Xbox terbaru dimulai pada November tahun kemarin ketika Microsoft memperkenalkan Xbox Series X/S. Kontroler Xbox baru hadir dengan sejumlah peningkatan dibanding pendahulunya seperti tombol share baru, tombol trigger ber-tekstur dan dukungan untuk digunakan di perangkat lain seperti Xbox One dan PC berbasis Windows.

Bulan lalu, Microsoft mengumumkan kontroler Xbox baru dengan varian “Daystrike Camo” dan “Electric Volt”. Kini, varian terakhir dengan warna “hijau stabilo” itu telah tersedia untuk dibeli dengan harga US$64,99 atau sekitar Rp940 ribu. Tidak seperti model sebelumnya, kontroler Xbox model terbaru sepenuhnya terbuat dari resin daur ulang yang berasal dari berbagai limbah plastik.

Varian Electric Volt dibanderol di harga yang sama dengan varian Pulse Red yang dirilis pada Februari kemarin. Selain harga yang sama, Electric Volt juga berbagi desain warna yang sama dengan Pulse Red di mana keduanya memiliki faceplate berwarna solid dan backplate berwarna putih.

Sementara itu, Daystrike Camo yang diumumkan bersamaan dengan varian Electric Volt akan diluncurkan pada 4 Mei 2021 mendatang untuk harga yang lebih mahal di angka US$69,99 atau sekitar Rp1 juta. Daystrike Camo mengkombinasikan warna merah, hitam dan abu-abu dengan desain camo, sama seperti varian Arctic Camo dan Night Ops Camo di kontroler Xbox One.

Sejauh ini, ada enam varian warna berbeda untuk kontroler Xbox terbaru. Untuk model sebelumnya, Xbox memungkinkan pemain untuk mengkustomisasi desain kontroler mereka via Xbox Design Labs. Sayangnya, opsi kustomisasi itu dihentikan sementara sebelumnya perilisan Xbox Series X/S dan hingga kini, belum ada kepastian kapan akan kembali.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Xbox atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Arif Gunawan

Written by Arif Gunawan

kreator tulisan yang jarang bermain game namun tertarik dengan perkembangan industri game itu sendiri