Kreator Deus Ex Sindir Game dengan Kekerasan Berlebihan

Rapat gedung putih akan kekerasan video game yang diselenggarakan oleh presiden Amerika Serikat – Donald Trump telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu. Tak ada momen penting yang bisa diambil dari rapat tersebut selain dari video supercut yang tayangkan beberapa game dewasa seperti Call of Duty, Sniper Elite, Dead by Daylight, dll. Video game kembali menjadi kambing hitam akan kekerasan di dunia nyata setelah tragedi penembakan sekolah yang terjadi belasan kali di Amerika Serikat sepanjang tahun 2018. Ini tentunya memancing reaksi negatif dari gamer dan juga developer game khususnya yang berada di Amerika Serikat melihat media dan presiden mereka sendiri terlalu berpikir pendek dan menyalahkan video game sebagai sumber permasalahan.


Warren Spector, desainer game legenda dibalik Deus Ex, System Shock dan Ultima tidak senang dengan video supercut yang dirilis pada rapat besar tersebut dan menyindir semua developer yang terlibat dalam pembuatan game yang ditayangkan di video tersebut. Meskipun dirinya tak setuju apabila akan korelasi antara kekerasan di video game dengan kekerasan yang terjadi di dunia nyata, dia ungkapkan jika “reel video game yang ditunjukan di gedung putih terlihat menjijikan. Semua adegan yang diperlihatkan dibuat dengan selera yang buruk dan semua yang terlibat dalam game tersebut harus merasa malu akan diri mereka.”

Mungkin terkesan ironis melihat dirinya sendiri telah ciptakan kumpulan game dewasa dengan kekerasan juga sepanjang karirnya, bahkan pada gamenya Deus Ex, pemain bisa membunuh musuh dan anak kecil dengan puluhan cara. Akan tetapi dia jelaskan kembali jika dia tak keberatan dengan game penuh kekerasan, namun dia merasa keberatan melihat game dengan tingkat kekerasan yang terlalu over the top atau berlebihan layaknya pembantaian pada misi “No Russian” di Modern Warfare 2. Kekerasan yang seperti itu membuat reputasi video game menjadi buruk dimata publik menurutnya.

Tweet dari Spector juga memancing beberapa game developer seperti Lynnsey Graham (Sniper Elite: Nazi Zombie Army 2) dan Randy Pitchford (Borderlands) untuk membalas jika mereka tidak merasa malu akan karya mereka, namun bangga akan apa yang mereka lakukan.

Apa pendapatmu akan kekerasan yang berlebihan pada video game?

Exit mobile version