Kenaikan harga RAM dan SSD belakangan ini membuat mereka yang mau merakit PC antara mengurungkan niatnya atau malah berpikir panjang. Hanya saja, ada analisa yang mengungkap kalau dampaknya tidak cuma untuk mereka yang membeli parts saja, api juga industri laptop kelas bawah.
Laptop dan PC Entry Level Diprediksikan Akan Hilang di Tahun 2028

Menurut peneliti di Gartner, kenaikan harga akan membuat pengiriman PC menurun hingga 10,4% tahun ini dibandingkan tahun lalu. Alasannya karena konsumen lebih memilih untuk menggunakan hardware yang sudah ada dibanding membeli baru.
Dari laporan tersebut, tercatat kalau perangkat RAM saja sudah menyumbang 16% sampai 23% total biaya perangkat. Kejadian ini membuat vendor tidak lagi mampu merilis PC dan laptop kelas entry yang memiliki margin keuntungan rendah.

Gartner memprediksikan kalau PC harga dibawah $500 akan menghilang seutuhnya di tahun 2028. Ditambah lagi siklus pemakaian PC dan laptop akan meningkat sebesar 20% di akhir tahun 2026 nanti. Untuk segmen PC, permintaan akan terkerucut pada kelas high-end yang mana vendor bisa mendapatkan margin pendapatan tinggi.
Bahkan, vendor pun disarankan untuk menerima penurunan angka penjualan ketimbang harus menurunkan harga demi mengejar target kelas bajet. Laporan ini juga membahas tentang smartphone, yang menurut analisa mereka: penjualan akan menurun sekitar 8,4% di tahun ini. Penjualan smartphone secondhand diprediksikan akan mengalami peningkatan.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















