Lawan Tim Esport Wanita, RoX Ban Semua Champions Support

in , ,

RoX adalah salah satu tim League of Legends papan atas di Rusia. Mereka bermain dalam kompetisi LCL Spring 2019 yaitu kompetisi League of Legends tertinggi di Rusia. Dalam mengawali musim semi 2019 ini mereka harus berhadapan dengan salah satu pendatang baru. Tim yang baru saja promosi ke ajang LCL tersebut adalah Vaevictis eSports.

Hal yang menarik dari tim esport Vaevictis eSports adalah skuad mereka diisi oleh para pemain wanita. Namun jangan salah permainan League of Legends mereka diatas rata-rata karena mampu menembus kasta tertinggi Liga League of Legends Rusia tersebut. Mereka berhasrat tampil konsisten dan bertahan dipentas LCL dan berusaha untuk menjadi juara sekaligus mengamankan poin menuju World Championship 2019.

https://www.youtube.com/watch?v=QVuleUiQ6nk

Ada kejadian yang unik ketika RoX menghadapi Vaevictis eSports dilanjutan LCL Spring 2019. Entah disengaja dan direncanakan dari awal karena takut menghadapai tim kuat lainnya atau malah meremehkan tim wanita tersebut, RoX membanned lima champions support sekaligus. Setelah itu RoX mengambil champions support terlebih dahulu untuk jaga-jaga.

Didunia League of Legends seorang pemain wanita memang sangat akrab dengan champions support. Biasanya pemain wanita lebih memilih untuk menjadi role support didalam timnya. Dengan dibannednya lima champions support tentunya champions support pilihan tim Vaevictis eSports menjadi sedikit. Benar saja, tim RoX berhasil mengalahkan tim Vaevictis eSports hanya dalam waktu 21 menit saja dengan strategi ban 5 champions support tersebut.

Hingga saat ini tim esport wanita Vaevictis eSports masih belum menuai satu kemenangan pun dari tiga kali pertandingan LCL Spring 2019. Mereka harus rela menjadi juru kunci turnamen tersebut. Sementara RoX berada diposisi dua klasemen dengan skor dua kemenangan dan satu kekalahan.


Baca juga artikel terbaru lainnya terkait League of Legends atau artikel-artikel menarik lainnya dari Roni Istianto.

Roni Istianto

Written by Roni Istianto

Orang Pinggiran