Mantan Dev. Visceral Games Curhat tentang Keinginannya untuk Membuat Dead Space 4

in

Walaupun franchise ini sudah dianggap tiada oleh EA, para gamer tetap tidak akan pernah lupa akan kesan dan kenangan yang sudah dihadirkan dari seri game survival horror yang satu ini. Berjudul Dead Space, kami yakin pasti banyak fans yang pada waktu itu merasa emosional ketika atas nama pertimbangan tertentu, EA terpaksa harus menutup dan membubarkan  Visceral Games, selaku studio yang telah berjasa dalam menguji keberanian para gamer yang tertarik untuk memainkan game ini.

Kami sekarang telah resmi hadir di platform Tiktok! Follow akun Tiktok kami di @gamebrott.com untuk menjumpai berbagai informasi serta konten-konten video menarik kami lainnya.

Meski sudah sekitar 5 tahun kita terakhir kali mendengar game ini mengudara lewat seri ketiganya (Dead Space 3). Seseorang yang selama ini selalu menjadi otak dibalik lahirnya game yang menceritakan tentang “Zombie Alien” tersebut, yakni Ben Wanat kali ini ingin memberikan sebuah curhatan terkait dengan game Dead Space yang dulunya sempat ia buat.

Mau membuat Dead Space menjadi game Open World ?

Saat diwawancarai secara eksklusif oleh Euro Gamer, beliau menceritakan sebuah konsep yang begitu luar biasa jika seandainya EA masih mau memberi dirinya beserta para tim di Visceral Games kesempatan untuk melanjutkan seri game Dead Space ke seri keempatnya. Meski ini hanya sebatas angan-angan, nampaknya kalian tidak boleh melewatkan apa yang sebenarnya hendak ia lakukan terhadap franchise Dead Space.

Pada intinya ia ingin mengevolusikan game Dead Space agar tidak lagi menjadi sebuah game yang 100% linear. Terinspirasi dari sebuah momen di mana Isaac Clarke (sang protagonis Dead Space) bisa berkesempatan untuk menjelajahi kapal luar angkasa dalam Dead Space 3. Dari sana, Wanat ingin mencoba untuk memfokuskan sisi tersebut ke dalam Dead Space 4 dengan memungkinkan kalian untuk mengeksplorasi berbagai macam kapal yang telah terdampar di luar angkasa.

“Fokus dalam aspek penjelajahan sembari mencari bekal persediaan demi membenahi sesuatu (semisal pesawat kecilmu) adalah hal yang sedang saya pikirkan pada saat itu, ketimbang hanya membuka pintu dan menempelkan tangan ke panel saja”, ungkap beliau. Pesawat-pesawat yang kalian jumpai pun juga akan menjadi hal yang paling esensial dalam Dead Space 4, karena pastinya mereka akan menghadirkan beragam jejak puing-puing pesawat dengan situasi dan latar belakangnya yang berbeda-beda. Sehingga semakin kalian mengeksplorasi dan menguak berbagai misteri di dalamnya, maka akan semakin luas pilihan kalian dalam menjelajahi luar angkasa di dunia Dead Space.

Selebihnya Wanat juga berbicara tentang monster-monster Necromorph yang nantinya akan kalian hadapi, Di sana ia ingin membuat Necromorph menjadi terlihat lebih menyeramkan dan berbahaya, khususnya apabila kalian melawannya dalam zona gravitasi rendah. Karena Wanat mau agar mereka bisa bergerak secara lebih mobile dan fleksibel dalam menyergapmu, lalu mencabut wajah sang player dan memakannya. Whoaa, seram sekali ?

Tidak lagi mengandalkan Isaac Clarke ?

Isaac Clarke dan Ellie Langford

Sedangkan mengenai plot dan karakter protagonis yang akan kamu perankan. Wanat kabarnya sangat tertarik untuk menjadikan Ellie Langford sebagai penerus Isaac dalam menyelamatkan manusia dari ancaman Necromorph. Ia nampaknya berencana ingin memberikan suatu kesegaran dalam sekuel Dead Space 3 tersebut dengan hadirnya protagonis baru plus juga dengan gambaran gameplay yang jauh lebih fleksibel dan bebas dibandingkan prekuelnya.

Dalam pikiran Wanat, Dead Space 4 masih akan tetap hadir untuk melanjutkan cerita dari game prekuelnya, khususnya mengenai perjuangan umat manusia diambang kiamat akibat bencana yang diakibatkan oleh infeksi Necromorph. Selebihnya ia tak mau membocorkan secara lebih lanjut cerita-cerita yang sudah ia rancang di memorinya. Karena ia masih merasa bahwa bisa saja EA sewaktu-waktu mau memberikan dirinya kesempatan untuk kembali merestorasi franchise Dead Space.

Wanat lalu juga sedikit menyinggung mengenai hal-hal yang membuat studio lamanya harus tutup. Di satu sisi, Wanat sangat menyesali sebuah keadaan yang pada saat itu seharusnya bisa ia cegah, dimana ia merasa bahwa game ini sebenarnya tidak terlalu membutuhkan dana pengembangan yang besar agar Dead Space bisa tetap sukses dan awet. Karena sebenarnya dana yang dikucurkan EA dalam membiayai game ini memang tidak sebanding dengan hasil penjualan yang sudah mereka capai.

Begitulah isi curhat yang dikemukakan oleh pria yang saat ini bekerja sebagai seorang creative director di Crystal Dynamics, sebuah studio yang kabarnya sedang sibuk dalam mengembangkan game terbaru Avengers. Ben Wanat sendiri masih mempunyai harapan agar suatu saat nanti hati kecil EA bisa kembali terbuka untuk mau sekali lagi melihat potensi yang sesungguhnya dari franchise Dead Space tersebut.

Sumber: Eurogamer

 

 

Written by Ido Limando

Just an ordinary gamer who currently in love with Warframe. Also Football, Badminton, and Pro Wrestling enthusiast. Contact: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published.