Mantan Karyawan Ubisoft – Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan Ubisoft menghadapi banyak sekali masalah yang harus mereka hadapi, mulai dari kondisi saham, game yang dianggap gagal memenuhi ekspektasi, dan lainnya. Hal ini membuat perusahaan tersebut memutuskan bekerja sama dengan Tencent demi masa depannya.
Baru-baru ini ada informasi yang diklaim berasal dari salah satu mantan karyawan Ubisoft dimana mereka berpendapat perusahaan tersebut kini dianggap sebagai “musuh publik”. Apa alasan dia berpendapat seperti itu?
Alasan Mantan Karyawan Ubisoft Sebut Perusahaan Kini Dianggap “Musuh Publik”

Dalam sebuah laporan dari GameFile membahas mengenai apa yang terjadi dengan perusahaan Ubisoft dalam belakangan ini. Pada laporan tersebut dibahas juga mengenai pendapat dari salah satu mantan karyawan Ubisoft yang tidak disebut nama mereka mengenai kondisi dari perusahaan video game yang berasal dari Prancis.
Mantan karyawan anonim tersebut mengatakan bahwa reputasi perusahaan itu saat ini dalam kondisi dianggap sangat buruk bahkan dikalangan internal mereka sendiri. Dia mengklaim sebagian besar publik kini membenci perusahaan tersebut dan juga tidak disukai oleh sebagian developer di dalam internal mereka sendiri.
Faktor Masalah Internal yang Terjadi di Perusahaan

Berdasarkan sumber yang sama, dijelaskan juga bagaimana Ubisoft memiliki banyak faktor yang menjadi masalah internal yang terjadi di perusahaan. Salah satu yang dijelaskan oleh mantan karyawan anonim adalah bagaimana perusahaan itu memiliki kebiasaan menjalankan proyek video game yang terlalu banyak di waktu bersamaan. Hal ini membuat tim developer yang mereka miliki menjadi kurang fokus.
Tentu saja hal ini berakibat fatal dimana sumber daya tim mereka menjadi terbagi-bagi, proyek game menjadi lambat dikerjakan, dan disusul dengan proyek lain menjadi ditunda atau bahkan berakhir dibatalkan. Situasi tersebut dianggap menjadi tidak efisien dan sulit mencapai kualitas terbaik bagi tim developer.

Selain itu ada dijelaskan juga terkait masalah dalam mismanagement mereka yang berdampak pada pengembangan game, proyek yang dikerjakan selalu bermasalah dan kurangnya tanggung jawab dari pihak Management. Dampak tersebut pada akhirnya justru ditanggung oleh tim developer melalui restrukturisasi dan juga berbagai kasus PHK karyawan terjadi di sana.
Meski begitu, dalam laporan yang sama dijelaskan juga perusahaan Ubisoft bukan berarti tidak bisa bangkit dari kondisinya saat ini. Mantan karyawan tersebut mengatakan masih ada kemungkinan perusahaan ini bisa bangkit kembali dan sukses dengan game baru mereka jika masalah internalnya bisa diperbaiki mulai dari sekarang.
Itulah informasi mengenai mantan karyawan Ubisoft sebut perusahaan tersebut kini dianggap “musuh publik” karena banyak faktor dan juga masalah kondisi internal mereka. Bagaimana menurut kalian dengan informasi ini?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Ubisoft atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















