Mantan Producer Dragon’s Dogma Hiroyuki Kobayashi – Setiap developer dan publisher video game berusaha sebaik mungkin menghadirkan game-game yang memberikan pengalaman terbaik bagi para Gamer. Dengan banyaknya jumlah Gamer saat ini, pasti mereka punya selera masing-masing terhadap game seperti apa yang mereka inginkan.
Baru-baru ini, mantan Producer Dragon’s Dogma memberikan pendapatnya terkait target audiens terhadap video game yang dibuat oleh developer. Seperti apa tanggapannya?
Mantan Producer Dragon’s Dogma Bercerita Pengalaman Bekerja di Industri Video Game

Dalam sebuah interview eksklusif Famitsu bersama dengan Hiroyuki Kobayashi selaku mantan Producer Dragon’s Dogma yang saat ini bekerja sebagai CEO perusahaan GPTRACK50, membagikan pengalaman selama dia berkarir di industri video game. Dia juga membagikan pendapatnya terkait mengenai skill yang diperlukan sebagai seorang Producer di sektor industri ini.
Hiroyuki Kobayashi menjelaskan kalau dulu dia dan timnya bisa memulai pekerjaan mereka dalam membuat video game dengan mencari gambaran ide yang ‘rasa-rasanya menarik’ untuk dibuat.
Dia bercerita kalau timnya memiliki anggota yang punya pengalaman dalam membuat game tersebut, mereka mungkin bisa sukses. Tapi untuk sekarang, hal seperti ini sudah tidak bisa dilakukan lagi karena tidak mungkin menjual video game hanya karena game tersebut menyenangkan.
Pentingnya Fokus Terhadap Target Audiens yang Diinginkan

Lalu Kobayashi menceritakan bagaimana kondisi industri video game saat ini harus punya pemasaran yang tepat terlebih dahulu dan juga menganalisa target audiens yang diinginkan. Menurutnya, saat ini kita berada di zaman dimana game yang kamu buat tidak bisa diterima jika tidak mendefinisikan targetnya secara jelas.
Mengingat saat ini perusahaan GPTRACK50 sedang membuat proyek video game yang kebetulan mengincar target pasar luar negeri, dia tidak terlalu berekspektasi besar jika gamenya laris di Jepang.
Kobayashi menjelaskan kalau game yang sedang dibuat oleh perusahaannya memiliki gameplay yang mungkin kurang disukai oleh Gamer Jepang. Maka dari itu, keputusan tersebut tidak bisa dia ubah ketika pengerjaannya sudah ditengah jalan ketika ingin mengincar audiens Jepang secara setengah hati.

Sebagai seorang Producer, Hiroyuki Kobayashi menjelaskan bahwa dia tipe orang yang membiarkan sebagian besar Director Game dan timnya “melakukan apa yang mereka inginkan” selama itu masih berkaitan dengan target audiens yang sudah disepakati bersama. Hal ini juga berlaku untuk memastikan rating umur game tidak melebihi dari apa yang telah mereka rencanakan sebelumnya.
Itulah informasi mengenai pendapat Kobayashi terkait pentingnya fokus terhadap target audiens yang diinginkan ketika membuat video game. Bagaimana menurut kalian dengan pendapat dari sang Producer?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Dragon’s Dogma atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.