Manufaktur Micron membawa kabar kurang sedap untuk kalian yang berharap harga memori segera stabil. Disebut bahwa kelangkaan RAM ini bakal berlangsung lama, sehingga kita tidak bisa berharap harga komponen vital tersebut akan turun dalam waktu dekat. Benarkah demikian?
Manufaktur Micron Sebut Kelangkaan RAM Bakal Berlangsung Lama

Dalam wawancara terbaru pada event CES 2026 berlangsung yang dilakukan tim Wccftech beberapa waktu lalu, Christopher Moore selaku VP Marketing Micron mengungkapkan bahwa krisis pasokan RAM kemungkinan besar tidak akan berakhir dalam waktu dekat, sehingga kita masih akan melihat harga mahal untuk beberapa waktu.

Fenomena ini diketahui dipicu oleh perlombaan di bidang kecerdasan buatan (AI) yang menyedot hampir seluruh sumber daya produksi memori. Akibatnya, banyak perusahaan seperti Framework pun terpaksa menaikkan harga perangkat mereka, termasuk konsol generasi terbaru PlayStation terancam mengalami penundaan peluncuran akibat kelangkaan komponen ini.

Meskipun Micron telah memulai pembangunan fasilitas ID1 di Idaho sejak tiga tahun lalu, pabrik tersebut diperkirakan baru akan mulai beroperasi pada pertengahan 2027. Christopher juga menegaskan bahwa output produksi RAM terbaru bisa dirasakan oleh konsumen secara global pada tahun 2028.
Dengan kata lain, manufaktur Micron memprediksi bahwa paceklik memori ini bisa bertahan hingga dua tahun ke depan. Selama permintaan AI belum menunjukkan tanda-tanda mereda, jalur produksi untuk pasar konsumer tetap akan menjadi prioritas kedua. Waduh, semoga hal ini tidak berlangsung lebih lama dari estimasi ya, brott?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















