Game shooter baru Bungie Inc., Marathon telah resmi meluncur tanggal 6 Maret 2026 di PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC via Steam namun mendapat sambutan kurang positif dari gamer yang telah mencobanya.
Game ini terungkap sukses terjual satu jutaan kopi berdasarkan riset dari analis secara keseluruhan, tapi hanya menyentuh 19 persen penjualan saja di PlayStation 5 setelah dirilis. Benarkah itu?
Detail Penjualan Marathon di Steam dan PlayStation 5

Melansir dari Alinea Analytics, mereka memperkirakan game telah terjual sekitar 1,2 juta kopi dengan pendapatan kotor sebesar 55 juta Dolar Amerika (sekitar 929 miliar Rupiah lebih) hingga kini.
Meski Bungie merupakan bagian dari PlayStation Studios, Rhyss Elliott selaku Head of Market Alinea ungkap sebagian besar pemain Marathon (hanya di bawah 70 persen) bermain di Steam, dengan penjualan sekitar 800 ribu kopi di platform milik Valve tersebut.

Sementara itu di PlayStation 5, Marathon terjual sekitar 217 ribu kopi atau sekitar 19 persen, dan di Xbox terjual 133 ribu kopi atau sekitar 11 persen dari total pangsa pasar. Artinya, gamer konsol menyumbang sekitar 30 persen dari total penjualan game secara gabungan hingga saat ini.
Lewat hasil laporan, Elliott menyimpulkan Marathon secara teknis adalah game first-party online di bawah naungan Sony. Melihat game yang tampak kesulitan menembus 20 persen dari penjualan saat ini, merupakan hal yang harus diperhatikan setelah peluncuran game di awal Maret tahun ini.
Pernyataan Elliott di tutup dengan game online PlayStation Studios kemungkinan tetap tersedia di berbagai platform, meski Sony baru-baru ini dikabarkan akan menghentikan perilisan game untuk PC. Gimana pendapatmu soal ini, Brott?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















