Mayoritas Developer Tak Setuju dengan Sistem Bagi Hasil 30/70 di Steam

in ,
Ihyperg Steam

Steam hingga saat ini masih menjadi distributor game terbesar di PC, namun sayangnya banyak developer yang merilis game mereka di sana merasa kalau sistem bagi hasil yang ditentukan Valve tidak adil. Steam saat ini mengambil penghasilan developer sebanyak 30%, dibandingkan dengan Epic Games Store dan baru-baru ini Windows Store yang hanya 12%, tentunya developer mengharapkan adanya perubahan pada sistem bagi hasil mereka.

Epicgamesstore Infographic 1920x1080 Df66848d0d804e4366355775eae247a9abdeb1e7

Menurut survei 3000 orang profesional di industri video game, hanya 3% yang merasa kalau potongan penghasilan 30% yang diberlakukan Steam itu adil. Banyak diantaranya menginginkan adanya penurunan nominal persen khususnya dengan kompetisi yang terlalu sengit di store tersebut karena begitu banyaknya game yang masuk katalog setiap harinya.

Sistem bagi hasil 30/70 awalnya tidak begitu dipermasalahkan, namun mendadak menjadi pembicaraan panas oleh developer game khususnya indie. Keributan mulai muncul ketika Epic Games luncurkan store distribusi mereka sendiri dengan memasang sistem 12/88 dan melawan para distributor raksasa seperti Steam, GOG, Apple App Store dan Google Play Store.

Untuk melawan kompetisi tersebut, Valve hanya merespon dengan mengurangi potongan hasil hanya untuk publisher besar yang telah hasilkan lebih dari $10 juta ke dalam platform mereka. Sementara itu, Apple lebih ramah dengan studio kecil lewat sistem mereka yaitu dengan membagi dua potongan 30% untuk developer kecil yang hasilkan pendapatan di bawah $1 juta per tahun. Google belum merespon untuk saat ini namun dikabarkan segera lakukan hal serupa.

Meskipun banyak yang tidak setuju, Steam masih menjadi platform paling menguntungkan untuk banyak developer. Menurut survei, 47% developer dapatkan setengah atau lebih penghasilan rilis game dari Steam. Sementara itu, Epic Games masih jauh dalam menyusul prestasi Steam dan menurut survei hanya 6% developer yang mengaku pendapatan terbanyak datang dari store baru tersebut.


Muhammad Maulana

Written by Muhammad Maulana

Seseorang yang menghabiskan waktunya mengamati Video Game dan Film.