MediaTek Berjanji Membuat Chipset Gaming Murah Lagi Untuk Sobat Low-End

in ,

Kesuksesan MediaTek bersama Helio G90T memang mendadak membuat Stigma orang-orang beralih, bahwa MediaTek sekarang patut diperhitungkan dalam masalah kualitas. Terutama dengan kelebihan yang tentunya disukai banyak orang, yaitu seiallu rilis dengan harga Murah.

Chipset Gaming memang sedang dalam sorotan berkat menawarkan kinerja Grafik Gaming yang apik namun memiliki rata-rata harga jual diatas Flagship. Seperti Snapdragon 730 dan MediaTek Helio G90T contohnya.

Dengan ‘Mampu’ nya para pabrikan Chipset menciptakan dapur pacu kualitas dengan harga murah dinilai oleh banyak orang dan penggiat Teknologi sebagai gebrakan anyar yang tentunya akan makin digiati kedepanya. MediaTek juga menjabarkan bahwa hal ini akan semakin mereka kedepankan (Chipset Gaming Murah) malahan mereka sekarang mencoba masuk kedalam pasar Low-End dengan menciptakan Chipset Gaming Murah.

Yenchi Lee dari MediaTek mengatakan kepada Android Authority bahwa Chipset terbaru (Low-End) ini akan berada di bawah seri G90 dalam hal kemampuan, tetapi tidak banyak. “Jelas, ini lebih rendah dari G90T, ini lebih untuk pasar massal,” dan MediaTek akan memberikan update informasi terkait sebentar lagi.

Pihak MediaTek tidak mengungkapkan spesifikasi, tetapi mudah-mudahan tidak jauh dalam urusan kinerja dengan G90, seperti yang dijanjikan. Para penggiat Teknologi banyak berspekulasi dan memberikan dugaan bahwa yang MediaTek sedang kebangkan adalah CPU octa-core (dua Cortex-A75 dan enam Cortex-A55) dan GPU Mali-G52 MC2.

Dengan upaya MediaTek dalam menciptakan Chipset Gaming murah ini tentunya akan berdampak bahwa selama ini kita selalu diperkenalkan dengan Produk yang dinilai ‘Overpriced’, MediaTek seakan membuktikan, bahwa Kualitas Overprice dapat dikejar dengan Kualitas Murah meriah, dan tentunya membuat kita sadar, barang murah bagus ternyata masih ada.


Sumber: Androidauthority


Terimakasih dan jangan lupa baca juga Artikel & Berita menarik lainya seputar AOV, Game dan Tech dari Mohammad Abdul Fatah