Menurut Dev. Detroit: Become Human, “Pencahayaan” Membuat Visual Dalam Sebuah Game Semakin Realistis


Tanpa kita sadari perkembangan industri game telah memasuki dimana visual yang ditawarkan dalam sebuah game semakin terlihat begitu nyata. Hal tersebut juga didukung dengan teknologi yang semakin canggih, seperti kehadiran ray tracing yang membuat sebuah pencahayaan dalam sebuah game terlihat semakin nyata.

Terlepas dari semua itu, ada anggapan bahwa semakin tinggi sebuah resolusi yang didukung dalam sebuah game membuat grafik maupun visual yang ditawarkan semakin nyata. Hal nampaknya tidak sesuai dengan anggapan Niantic Dreamsdeveloper dibalik suksesnya Detroit: Become Human. Menurut sang CEO, yaitu David Cage mengungkapkan bahwa meningkatkan teknologi pencahayaan adalah “kunci” utama untuk membuat visual yang ditawarkan semakin realistis dalam sebuah game di tahun-tahun yang akan datang.

Tampaknya teknologi ray tracing yang diperkenalkan tahun 2018 lalu ini membuka potensi lebih luas dalam peningkatan visual untuk game-game yang akan rilis di konsol generasi selanjutnya pada masa yang akan datang. Hal tersebut juga sangat menarik bagi Cage saat berdiskusi di kantor Quantic Dream untuk judul game barunya mendatang. Menurutnya fitur yang terdapat di PC dengan spesifikasi graphic cards yang tinggi mampu menampilkan pantulan cahaya yang begitu realistis seperti yang ditawarkan dalam film CGI yang biasa kita nikmati saat ini.

Dikutip dari VGCsaat ini memang masih sedikit judul game yang mendukung teknologi ray tracing mengingat untuk menikmatinya membutuhkan spesifikasi PC tinggi dan tentunya harus merogoh kocek lebih dalam. Namun kedepannya Xbox Project Scalet dan PS 5 telah mendukung teknologi ray tracing.

Berbicara kepada GamespotCage menyampaikan bahwa :

“Saat ini, game demi game, kalian sudah tahu teknologi tersebut telah berevolusi dan platform baru telah hadir, dan kalian menginginkan visual yang nampak realistis lebih jauh lagi. Dan kami berbicara tentang fotorealisme dalam industri ini (game), kami mencoba untuk lebih dekat”.

Cage sendiri begitu menitih beratkan perhatiannya ke “pencahayaan” dan memang hal tersebut yang selalu ia bawa dalam beberapa game rilisan Quantic Dreams. Kita bisa melihat Heavy RainBeyondTwo Souls hingga Detroit: Become Human menawarkan visual yang begitu mengagumkan. Bahkan menurutnya, persaingan saat ini bukanlah di permasalahan “resolusi” seperti kebanyakan orang yang membicarakan resolusi 8K menjadi sebuah parameter untuk sebuah visual dengan kelas tinggi. Persaingan sesungguhnya dalam “perang” yang akan datang adalah bagaimana developer berfokus dalam “pencahayaan” seperti yang dilakukannya untuk membuat visual dalam sebuah game semakin realistis.

Pernyataan Cage tentunya bisa menjadi referensi bagi banyak developer di luar sana untuk menyajikan “standar” baru visual