Metro Exodus PC Enhanced Edition Diumumkan, Bawa Dukungan Ray-Tracing dan DLSS 2.0

in , , , , ,

Meski Metro Exodus garapan Deep Silver dan 4A Games telah dirilis selama beberapa tahun, itu tidak menghentikan mereka selaku developer untuk terus memberikan pembaruan berisi peningkatan. Beberapa hari yang lalu, diumumkan bahwa akan ada edisi baru bernama Metro Exodus PC Enhanced Edition. Disebutkan bahwa edisi anyar itu bakal membawa dukungan DLSS 2.0 dan fitur ray-tracing.

Metro Exodus PC Enhanced Edition akan memanfaatkan teknologi ray tracing yang dikembangkan dan dioptimalkan oleh 4A Games sendiri. Teknologi tersebut bisa digunakan di GPU NVIDIA maupun AMD, meskipun GPU NVIDIA selangkah lebih unggul untuk dukungan DLSS 2.0. Sejauh ini, belum ada kabar apakah rival DLSS buatan AMD yaitu DirectML Super Resolution akan ikut didukung.

Lebih lanjut, Deep Silver dan 4A Games mengkonfirmasi bahwa pembaruan itu tidak akan diberikan via patch. Sebaliknya, itu akan dirilis sebagai versi terpisah yang bisa diunduh secara gratis oleh pemilik Metro Exodus di Epic Games Store, Steam dan GOG. Metro Exodus PC Enhanced Edition akan tersedia pada musim semi tahun ini.

Selain varian dengan visual lebih memukau, 4A Games juga mengumumkan bahwa Metro Exodus akan dirilis di Mac dan Linux masing-masing pada Maret mendatang dan akhir tahun ini. Dukungan ray-tracing juga dikonfirmasi menuju PS5 dan Xbox Series X/S dalam waktu dekat.

Versi PS5 akan bisa berjalan di 4K/60fps dengan dukungan haptic feedback untuk DualSense, sementara versi Xbox Series X/S juga bisa berjalan di 4K/60fps (khusus untuk XSX) dan mendukung fitur spatial audio serta peningkatan di latensi kontroler.

Metro Exodus sendiri merupakan penutup dari seri game Metro yang saat ini tersedia di PS4, Xbox One dan PC, serta PS5 dan Xbox Series X/S via backward compatible.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Metro Exodus atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Arif Gunawan

Written by Arif Gunawan

kreator tulisan yang jarang bermain game namun tertarik dengan perkembangan industri game itu sendiri