Baru-baru ini, kami mendapati sebuah informasi di mana Microsoft menonaktifkan layanan aktivasi via telepon yang selama puluhan tahun menjadi penyelamat bagi pengguna PC tanpa koneksi internet. Memangnya, apa alasan perusahaan tersebut mengambil langkah ini?
Microsoft Menonaktifkan Layanan Aktivasi Via Telepon

Keputusan di mana Microsoft menonaktifkan layanan ini memberikan dampak yang cukup signifikan, terutama bagi mereka yang masih menjalankan sistem operasi lawas seperti Windows 7 atau Office 2010.
Dalam sebuah unggahan terbaru kanal YouTube Ben Kleinberg, terungkap bahwa ketika pengguna menelepon, Microsoft akan mengirimkan pesan teks berisi tautan ke Microsoft Product Activation Portal.

Masalahnya, portal ini mewajibkan pengguna untuk masuk (sign-in) menggunakan akun Microsoft. Hal ini tentu mengubur tujuan utama aktivasi telepon yang dulunya sangat diandalkan oleh pengguna yang ingin tetap offline atau mereka yang menggunakan kunci OEM yang sudah tidak bisa diaktivasi langsung di dalam sistem operasi.

Meskipun proses aktivasi akhirnya tetap bisa dilakukan melalui portal web tersebut, ketergantungan pada akun Microsoft menjadi keluhan utama bagi banyak pihak yang sangat peduli dengan privasi. Namun, jika kita melihat dari sudut pandang yang lebih luas, langkah Microsoft menonaktifkan jalur telepon ini sebenarnya adalah konsekuensi logis dari perkembangan zaman.
Di tahun 2026 yang sudah serba digital dan instan ini, mempertahankan infrastruktur panggilan suara manual untuk ‘sekadar’ aktivasi perangkat lunak mungkin memang sudah terasa sangat kuno dan tidak efisien, sehingga pada akhirnya raksasa teknologi tersebut memilih untuk menonaktifkan layanan yang memang sudah ketinggalan zaman ini.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

















