Kabar mengejutkan dari raksasa teknologi, di mana Microsoft salahkan sektor gaming atas merosotnya angka pendapatan perusahaan di tahun 2026. Pertanyaannya, apakah memang turunnya pendapatan Microsoft murni karena sektor gaming semata?
Microsoft Salahkan Sektor Gaming Sebabkan Pendapatan Perusahaan Turun

Lalui informasi yang kami dapatkan dari WindowsCentral, raksasa teknologi tersebut mengungkapkan penurunan pendapatan di kuartal kedua tahun fiskal 2026 hingga 9%, sebuah angka yang cukup mengejutkan di tengah upaya mereka memperkuat ekosistem Windows dan Xbox.

Data resmi perusahaan menyebutkan bahwa Microsoft salahkan sektor gaming internal mereka, khususnya divisi Xbox, sebagai penyebab utama gagalnya target finansial pada kuartal ini. CFO Microsoft, Amy Hood, mengonfirmasi bahwa performa game buatan studio mereka sendiri berada di bawah ekspektasi dan memberikan dampak negatif di seluruh platform.

Keputusan Microsoft salahkan sektor gaming ini merujuk pada loyonya penjualan judul-judul besar seperti Outer Worlds 2 hingga Call of Duty: Black Ops 7. Meskipun nama besar seperti Call of Duty diharapkan menjadi pencetak uang, nyatanya angka penjualannya menurun drastis dan kalah bersaing dengan judul lain seperti Monster Hunter Wilds dan Battlefield 6.
Penting untuk dicatat bahwa penurunan ini bukan disebabkan oleh masalah layanan langganan atau lainnya, melainkan murni karena lini produk Xbox yang tidak mampu memberikan hasil yang memuaskan. Pendapatan dari konsol Xbox sendiri anjlok hingga 32% yang mempertegas sektor gaming milik perusahaan memang sedang dalam kondisi yang tidak baik.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com














