Tak Hanya Sony, Microsoft Tawarkan Nintendo Kontrak Call of Duty Selama 10 Tahun

Microsoft Tawarkan Nintendo Kontrak Call Of Duty

Microsoft Tawarkan Nintendo – Masih belum selesai dengan kasus akuisisi Activsion Blizzard yang dilakukan oleh Microsoft, kini Microsoft sedang mencoba menawarkan kontrak Call of Duty selama 10 tahun yang jadi pembicaraan akhir-akhir ini kepada Nintendo. Artinya, kedepannya kamu bisa memainkan Call of Duty di Switch.

Phil Spencer Ungkap Microsoft Tawarkan Nintendo Kontrak Call of Duty

Phil Spencer

Sebelumnya, Microsoft sendiri masih mengalami miskomunikasi dengan Sony terkait dengan kontrak Call of Duty tersebut dan masih harus menjalani investigasi oleh pihak Federal Trade Commission (FTC) atas tuduhan percobaan monopoli pasar, investigasi tersebut diperkirakan rampung pada awal 2023 mendatang.

Tawaran kontrak Call of Duty kepada Nintendo tersebut langsung dikonfirmasi oleh Phil Spencer selaku CEO Microsoft Gaming melalui akun Twitter resminya. Lewat cuitannya, Spencer berkata bahwa tawaran ini akan diberikan apabila Activision Blizzard sudah bergabung sepenuhnya bersama Microsoft. Tawaran ini tidak hanya sebatas game COD saja. Namun game-game besutan Activision Blizzard di masa depan juga bisa hadir di konsol Nintendo selama mereka setuju dengan kontrak tersebut.

Phil Spencer berharap dengan adanya kontrak ini gamers punya banyak pilihan game terutama dari Actisivision Blizzard tanpa harus terkekang dari konsol apa yang mereka saat ini.

Microsoft Tawarkan Nintendo Game COD

Konsol Nintendo saat ini yaitu Switch bisa dibilang punya performa yang kurang untuk memainkan game COD. Akan ada FPS drop seperti Overwatch 2 versi Switch ataupun penuruan grafik signifikan yang dialami The Witcher 3 untuk Switch. Satu-satunya agar Call of Duty tetap bisa berjalan lancar di 60 FPS adalah dengan Nintendo Switch Cloud.

Seperti yang sudah dikabarkan Gamebrott, Microsoft sedang gencar menawarkan kontrak COD ke beberapa platform gaming seperti Sony dengan PlayStation mereka. Tawaran ini dilakukan Microsoft dan Activision Blizzard agar terhindar dari tudingan aksi monopoli pasar di Amerika Serikat, Britania Raya, dan Uni Eropa.

Tujuan Pembuatan Game Mobile Nintendo Bukanlah Profit

Pengembangan Game Mobile Nintendo

Disisi lain, Nintendo telah memberikan pernyataan bahwa tujuan utama mereka dalam mengembangkan game mobile dari IP raksasa mereka seperti Mario dan Pokemon bukanlah keuntungan. Nintendo punya tolak ukur yang berbeda seperti apa game mobile yang sukses. Bagi Nintendo, game mobile adalah sebuah alat promosi game-game yang ada di konsol utama mereka yaitu Switch.

Pernyataan ini Nintendo sampaikan saat diminta komentar mengenai penutupan game mobile Dragalia Lost akhir November kemarin. Dari klaim Nintendo tersebut bisa kita ketahui alasan penutupan Dragalia Lost di mobile kerena game Dragalia Lost untuk Switch sendiri mengalami kebuntuan dalam pengembangannya. Kamu bisa baca artikel lengkapnya disini.

Bagaimana? Kamu siap untuk bermain Call of Duty secara handheld dengan Switch?


Baca berita terupdate terkait MicrosoftNintendo, dan informasi gaming menarik lainnya dari saya Ananda Pratama. For any further collaboration, Contact me at author@gamebrott.com.

Exit mobile version