Miyamoto dan Atasan Nintendo Lainnya Digaji “Lebih Sedikit” Dibandingkan Bos Perusahaan Game Lainnya

Miyamoto Speaks During Nintendo All Access Presentation At E3 2012 In Los Angeles

Shigeru Miyamoto dan para figur utama di balik Nintendo dilaporkan menjadi eksekutif dengan pendapatan terendah, setidaknya untuk perusahaan game skala besar.

Kabar ini datang dari laporan tahunan Nintendo untuk tahun paskal yang berakhir pada bulan Maret silam. Pada halaman 41 dari 78 halaman laporan yang dirilis minggu ini, beberapa gaji dari para atasan mulai dari sang presiden Shuntaro Furukawa, Shigeru Miyamoto, Shinya Takahashi, dan eksekutif lainnya dibagikan kepada investor.

Shuntaro Furukawa membawa pulang ¥258 juta atau sekitar Rp35 milyar per tahun. Shigeru Miyamoto mendapatkan ¥192 juta atau berkisar Rp26 milyar per tahun, dan Shinya Takahashi sebesar ¥132 juta atau sekitar  Rp18 milyar per tahun. Tentu angka tersebut masih sangat besar dibandingkan gaji mayoritas karyawan di Nintendo atau pun karyawan di industri game pada umumnya, namun dibandingkan dengan eksekutif perusahaan lain, angka yang didapatkan ketiga atasan Nintendo ini terkesan “tidak seberapa”.


Dilansir dari GamesIndustry.biz, Bobby Kotick, CEO dari Activision membawa pulang $28 juta per tahun atau sekitar Rp409 milyar. Kotcik dinobatkan sebagai CEO dengan bayaran “paling berlebihan” di Amerika Serikat dan gajinya 306 kali lipat lebih tinggi dari gaji rata-rata karyawan lainnya.

Sementara itu, Andrew Wilson, CEO dari EA mengantongi $35 juta setiap tahunnya atau sekitar Rp511 milyar. Gajinya tersebut diperkirakan 371 kali lipat dari gaji rata-rata karyawan di EA. Gaji kedua CEO tersebut sempat menjadi perbincangan panas di sosial media karena keduanya sempat mengambil keputusan untuk PHK massal karyawan hingga ratusan orang di saat sang atasan masih aman dengan gaji tingginya.

Kembali bicarakan soal Nintendo, perusahaan yang dikenal akan Super Mario dan Zelda ini juga umumkan gaji rata-rata yang didapatkan oleh karyawannya. Menurut laporan yang sama, rata-rata karyawan dapatkan ¥9.35 juta atau sekitar Rp1.2 milyar setiap tahunnya yang dimana rata-rata dari karyawan tersebut telah berusia 39 tahun dan berjasa selama 14 tahun di perusahaan.


Baca pula informasi lain terkait Nintendo beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana.

For press release and further collaboration, Contact me at author@gamebrott.com

Exit mobile version