Mod Populer GTA Dimatikan Oleh Pemilik Rockstar, Komunitas Modding Ngamuk

GTA modding rage2

Apabila kamu rajin melakukan modding pada Grand Theft Auto (sampai crash), mungkin nama Open IV sudah tak lagi asing ditelingamu. Open IV merupakan modding tools yang digunakan pada GTA 4, GTA 5 dan Max Payne 3. Pertama kali dirilis pada 2008, program ini menjadi program paling penting untuk menginstall dan menggunakan mod yang dibuat komunitas game.

Jika iya, berita buruk hadir untuk tim modder tersebut.  Hampir 10 tahun setelah mod ini beredar, modder Open IV nyatakan bahwa dirinya dapatkan surat pemberitahuan C&D (Cease & Desist) dari Take-Two Interactive, pemilik Rockstar sekaligus pemiliki franchise GTA.

Dari surat C&D yang diterima lead developer “Good-NTS”, Open IV diklaim adalah “program third-party yang dapat menembus sistem keamanan dari software dan memodifikasi program dibawah hak yang dimiliki Take-Two”.

Mereka mau saja untuk membawa masalah ini ke meja hijau karena mereka yakin telah menuruti semua aturan yang ada dan mod mereka sudah fair-use. Namun menurutnya hanya akan buang-baung waktu saja dan takkan membuahkan hasil. Maka dari itu dia memutuskan untuk mengalah dan mematikan proyek ini.

Lead developer Open IV anggap era modding GTA mulai temui titik akhir

Apabila kamu mencoba luncurkan program ini, kamu akan dapatkan pesan yang memberitahumu tentang konflik ini serta memintamu untuk uninstall program.

Bukanlah keputusan yang mudah untuk developer untuk matikan hasil kerja hampir 10 tahun mereka. Developer juga khawatir ini akan berimbas ke komunitas modding lainnya apabila modding mulai dianggap sebagai sesuatu yang illegal di mata Take-Two Interactive.

Tak butuh waktu lama, masalah ini langsung jadi sorotan dan bikin ngamuk komunitas modding GTA. Komentar negatif mulai bertebaran untuk Take-Two setelah keputusan mereka ini. Aksi mereka dianggap aneh dan bertolak belaka melihat Rockstar sendiri sebagai developer sangat mendukung keberadaan komunitas mod di PC. Mereka bahkan pernah beberapa kali membagikan hasil karya modder di website official mereka. Tapi hey, bos telah berbicara, dan bahkan Rockstar tak ada kontrol soal masalah ini. Kita tunggu saja apa yang terjadi selanjutnya.

Credits: Kotaku

Source: PC Gamer, Kotaku

Exit mobile version