Setelah 8 Tahun, Halo 4 Akhirnya Dirilis di PC Via Master Chief Collection

in , ,
Ss 511e0d20625b9dd6f1ed7147a9bccd87f53b2efc.1920x1080 (1)

Halo: The Master Chief Collection yang dirilis untuk PC beberapa bulan silam, memberi  fans yang tidak memiliki console Xbox kesempatan untuk bisa menikmati beberapa game Halo klasik dalam kualitas visual yang lebih memukau. Kini, setelah hampir satu tahun semenjak dirilis, koleksinya akhirnya lengkap dengan iterasi keempat yaitu Halo 4 akan hadir pada 17 November mendatang.

Microsoft mengatakan bahwa Halo 4 akan dioptimalkan untuk bisa berjalan dengan baik di PC dan akan membawa mode campaign yang sepenuhnya diremaster. Halo 4 sendiri pertama kali dirilis pada 6 November 2012 sebagai game eksklusif Xbox 360.

Game yang mendapat segudang ulasan positif tersebut merupakan iterasi ke-empat dari seri utama dan ke-tujuh dari keseluruhan franchise-nya-. Selain itu, ia juga menjadi game pertama yang dikembangkan oleh 343 Industries, pasca berpisahnya Bungie – selaku developer utama seri Halo – dengan Microsoft pada tahun 2007.

Kisah Halo 4 akan dimulai setelah peristiwa di Halo 3, di mana Master Chief dan Cortana terlempar ke luar angkasa. Meski bukan yang terbaik, gamenya tetap jadi salah satu entri yang paling berkesan. Seri ini mengajak player untuk bertemu dengan Prometheans, musuh baru yang kuat dengan teknologi canggih miliknya yang mengancam keselamatan bumi.

Halo: The Master Chief Collection kini tersedia di PC untuk harga US$39,99 atau sekitar 560 ribu rupiah. Gamer yang tertarik juga bisa membeli Halo 4 saja, atau memainkannya secara gratis via Xbox Game Pass untuk PC.

Selain perilisan kembali Halo 4, 17 November juga menjadi hari di mana Halo: The Master Chief Collection akan dirilis untuk konsol next-gen Microsoft – Xbox Series X/S.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Halo atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Arif Gunawan

Written by Arif Gunawan

kreator tulisan yang jarang bermain game namun tertarik dengan perkembangan industri game itu sendiri