Monster Hunter World Takkan Gunakan Microtransaction

in , , ,
Capcom takkan mengimplementasikannya.

Setelah digemparkan dengan lootbox milik Middle-Earth: Shadow of War, microtransaction sepertinya menjadi perbincangan hangat dunia video game akhir-akhir ini. Model bisnis ini sebenarnya sudah lumrah ada di video game, terlebih di video game free-to-play.

Namun sepertinya kini semakin banyak publisher game AAA bahkan perusahaan raksasa sekelas Sony mulai melirik keberadaannya. Terbukti dengan banyaknya game yang menggunakan fitur tersebut, sebut saja Assassin’s Creed Origins atau Star Wars Battlefront II. Lalu, bagaimana dengan salah satu game yang diantisipasi oleh gamer di seluruh dunia seperti Monster Hunter World? Kabar baiknya, sepertinya Capcom tidak akan menggunakannya.



Melalui interviewnya dengan GameSpot, Ryozo Tsujimoto selaku Produser Monster Hunter World mengatakan bahwa mereka tidak akan memberikan loot box atau microtransaction. Hal ini dikarenakan sistem random item reward yang mereka miliki sudah “mengadaptasi” sistem yang sama seperti loot box. Setiap selesai hunting player tidak akan pernah tahu item apa yang akan mereka dapatkan, hadiahnya-pun sangat acak dengan kesempatan kecil atau besar untuk mendapatkannya. Tim Monster Hunter World mengatakan bahwa mereka ingin para player menikmati gamenya, bukan menggunakan jalan pintas melalui microtransaction.

Tentunya akan ada kepuasan tersendiri apabila player bisa meraih semua kontennya sendiri dibanding harus melewatinya dengan jalan pintas.

Sutradara Monster Hunter World, Kaname Fujioka mengatakan bahwa mereka lebih fokus untuk membuat gamenya dibanding fokus untuk membuat microtransaction. Bisa dipastikan yang bisa kamu temukan setelah membeli gamenya adalah replayability gameplaynya sendiri, bukan microtransactionnya.

Ayyadana Akbar

Written by Ayyadana Akbar

Senior Writer and Video Editor. Japanese related video games articles. I have no friends. Contact him at [email protected] or click one of his social media accounts below.