Krisis RAM DDR5 tidak hanya membuat berbagai kalangan kembali memanfaatkan platform DDR4 sebagai opsi alternatif. Bahkan ada kabar kalau DDR3 juga kembali menjadi pilihan di tengah kondisi seperti ini.
Krisis DDR5, Motherboard DDR3 Kembali Jadi Pilihan Perakit PC

Mungkin timeline dunia sedang bergeser kembali ke tahun 2010an. Soalnya, alih-alih menggunakan DDR5 yang jauh lebih ngebut, beberapa kalangan perakit PC malah kembali menggunakan platform dua generasi sebelumnya yaitu DDR3.
Menurut Board Channels, beberapa pengguna PC di Tiongkok kembali menggunakan platform tersebut dan membuat penjualan motherboard DDR3 meningkat. Bila dibandingkan dengan kondisi sebelum krisis RAM terjadi, angka penjualan ini mencapai 2 sampai 3 kali lipat lebih tinggi. Kondisi ini membuat prosesor Intel gen 6 sampai 9 kembali menjadi pilihan menarik para antusias rakit PC.
Kondisi ini sebenarnya diperparah lantaran DDR4 saja sudah tidak mampu menjaga kestabilan harganya lantaran berbagai kalangan juga turut mengincar platform tersebut dan membuat harganya tergoreng di pasaran. Sehingga, wajar saja melihat platform satu generasi dibelakangnya juga mengalami hal serupa.

Hanya saja, stok untuk platform DDR3 seperti motherboard dan prosesor Intel gen 6 sampai 9 memang hanya tersedia di secondary market lantaran produk-produk tersebut sudah di diskontinu.
Meskipun tidak memiliki performa sengebut DDR4, banyak pengguna yang tidak memiliki pilihan lain lantaran bajet yang terlalu ngepas untuk merakit PC. Solusi yang bisa diambil saat ini hanyalah dengan membeli seri lawas berupa DDR3. Gimana menurut kamu? Apakah kamu termasuk yang sedang berburu DDR3?
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

















