• Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > OPINI > Naiknya Gaji Pemain Daripada Pendapatan Tim Dan Mengungkap Kelemahan dalam Model Bisnis Esports

Naiknya Gaji Pemain Daripada Pendapatan Tim Dan Mengungkap Kelemahan dalam Model Bisnis Esports

by Javier Ferdano
26 September 2025
in OPINI
Reading Time: 5 mins read
A A
0
Esports
0
SHARES
71
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Di Indonesia, ekosistem esports menghadapi sebuah paradoks. Di satu sisi, jumlah penonton dan perhatian publik terus melonjak, terutama pada game mobile seperti Mobile Legends, namun di sisi lain, banyak organisasi kesulitan menjaga keseimbangan keuangan. 

Biaya tetap tim (gaji roster utama, staf pelatih, analis, manajemen konten) meningkat jauh lebih cepat dibanding pemasukan dari sponsor, penjualan merchandise, hak siar, dan hadiah turnamen. Ketidakseimbangan ini menyoroti rapuhnya model bisnis yang selama ini lebih mengandalkan pertumbuhan eksposur daripada pertumbuhan pendapatan yang terukur.

Daftar isi

  • Sumber Pendapatan Klub Esports di Indonesia
    • Bangun Pondasi Finansial yang Sehat
    • Masalah Inti dari Segi Finansial
    • Apa yang Bisa Dilakukan Organisasi Esports di Indonesia?
    • Peran Regulator dan Publisher Penting

Sumber Pendapatan Klub Esports di Indonesia

Sumber Pendapatan Utama
Sumber Pendapatan Utama

Sumber pendapatan utama klub di Indonesia masih sangat bergantung pada sponsor. Hadiah turnamen memang membantu, tetapi jarang menjadi penopang arus kas jangka panjang. 

Bahkan ketika liga-liga lokal mencatat rekor penonton,final MPL Indonesia dalam beberapa musim terakhir menembus jutaan penonton serentak, skala monetisasi dari hak siar, lisensi konten, atau tiket acara offline belum mampu menutup beban biaya. 

Banyak merek kini menuntut metrik ROI yang lebih ketat, kontrak yang lebih singkat, serta aktivasi yang benar-benar mendorong akuisisi pelanggan, sehingga pendapatan sponsor menjadi semakin fluktuatif.

Bangun Pondasi Finansial yang Sehat

Bangun Pondasi
Bangun Pondasi

Untuk membangun Pondasi finansial yang lebih sehat, organisasi dapat belajar dari industri lain yang menekankan nilai nyata. Dalam sektor seperti trading emas, keberhasilan sering datang dari sistem yang mampu menjaga performa stabil dan hasil yang konsisten dari waktu ke waktu. 

Dengan pola pikir serupa, klub esports perlu memiliki kebijakan gaji yang terstruktur, KPI yang jelas, serta insentif berbasis performa yang benar-benar memberikan imbalan pada pencapaian terukur, bukan pada pengeluaran yang tak terkendali.

Di tingkat domestik, sejumlah pelaku industri mengungkap bahwa batas bawah gaji untuk pemain liga utama sudah naik dibanding beberapa tahun lalu, sementara liga pengembangan (tier 2) masih berada di tingkat yang jauh lebih rendah. 

Para bintang papan atas mendapatkan tambahan pendapatan dari endorsement, streaming, serta pembagian hadiah turnamen—tetapi hal ini hanya berlaku bagi segelintir pemain. 

Bagi banyak tim, terutama yang belum mapan secara komersial, kenaikan gaji minimum serta tuntutan fasilitas (asrama, nutrisi, sport science, psikolog performa) memberi tekanan pada margin. Akibatnya, promosi pemain muda dari akademi sering menjadi satu-satunya cara untuk menjaga kualitas sekaligus menahan biaya.

Masalah Inti dari Segi Finansial

Masalah Utama
Masalah Utama

Masalah inti terletak pada unit ekonomi. Di banyak organisasi, gaji pemain dan staf kompetitif bisa menyerap 50–70% dari seluruh biaya operasional. Sementara itu, pendapatan sponsor bersifat musiman, dan penjualan merchandise maupun tiket acara offline masih belum stabil di berbagai kota. 

Karakter penonton Indonesia yang digital-first memang mendorong angka tayangan tinggi, tetapi daya beli rata-rata serta konversi menuju pembelian produk klub belum merata. Pada saat yang sama, biaya produksi konten terus meningkat karena standar kualitas yang semakin tinggi.

Struktur liga juga mempengaruhi perilaku belanja. Ketika slot liga bersifat permanen (franchise atau kemitraan jangka panjang), ekspektasi performa dan tekanan untuk “membeli” talenta terbaik mendorong inflasi gaji. 

Di ranah global, beberapa liga mulai bereksperimen dengan regulasi finansial—seperti pembatasan gaji (salary cap) plus “luxury tax”—untuk menyelaraskan biaya klub dengan kapasitas pendapatan. Indonesia dapat mengambil pelajaran dari model tersebut tanpa harus menyalinnya secara mentah: prinsip utamanya adalah menautkan keberlanjutan finansial dengan daya saing liga secara kolektif.

Apa yang Bisa Dilakukan Organisasi Esports di Indonesia?

Apa Yang Bisa Dilakukan
Apa Yang Bisa Dilakukan

Lalu, apa yang bisa dilakukan organisasi di Indonesia saat ini? Pertama, tetapkan rasio payroll: misalnya total gaji maksimal 50–60% dari pendapatan tahunan yang sudah “terkontrak” (sponsor yang ditandatangani, hak siar yang pasti, langganan konten berbayar), bukan dari proyeksi optimistis. 

Kedua, ubah struktur kontrak menjadi kombinasi “gaji dasar + bonus performa” dengan metrik yang jelas (peringkat liga, pencapaian playoff, konten mingguan, jam siar), sehingga biaya meningkat hanya ketika hasil benar-benar tercapai. 

Ketiga, perkuat monetisasi berbasis komunitas: keanggotaan berbayar dengan manfaat eksklusif (Discord privat, sesi coaching, pre-order jersey edisi terbatas), event lokal skala kecil-menengah di kota satelit, serta penjualan digital goods yang sesuai dengan budaya fans Indonesia.

Keempat, bangun akademi yang sungguh-sungguh—bukan sekadar label. Tujuannya ganda: menurunkan biaya akuisisi talenta (buyout pemain bintang bisa sangat mahal) dan meningkatkan peluang capital gain melalui transfer ke tim lain.

Akademi yang kuat juga memungkinkan desain roster yang fleksibel (promosi-demosi) sehingga tim utama tetap kompetitif tanpa harus menaikkan gaji seluruh pemain sekaligus. 

Kelima, jadikan konten sebagai lini bisnis nyata, bukan hanya aktivitas branding. Paket IP klub (serial dokumenter, watch party resmi, podcast pelatih) untuk dijual ke mitra distribusi lokal atau platform OTT, sehingga menciptakan pemasukan di luar sponsor.

Peran Regulator dan Publisher Penting

Pihak Luar Juga Berperan
Pihak Luar Juga Berperan

Peran regulator dan penerbit (publisher) juga penting. Asosiasi nasional bisa mendorong standarisasi kontrak, kode etik transfer, serta perlindungan pemain agar negosiasi tetap sehat. Platform nasional yang menghubungkan atlet, tim, pelatih, dan turnamen dapat membantu membangun jalur karir yang lebih jelas dari amatir ke pro. 

Dari sisi pemerintah, program dukungan untuk event dan industri kreatif dapat difokuskan pada insentif yang memacu pendapatan berulang (misalnya subsidi sewa venue untuk liga kota, bukan hanya festival sekali jalan), serta kejelasan pajak bagi talenta dan organisasi agar perencanaan keuangan lebih presisi.

Alih-alih hanya diukur lewat hadiah turnamen atau gaji bintang, arah pertumbuhan esports Indonesia ke depan akan semakin tercermin dari bagaimana klub, penggemar, dan mitra industri membentuk model kolaborasi baru. 

Beberapa musim mendatang bisa menjadi ajang pembuktian, bukan hanya siapa yang mendominasi di dalam gim, tetapi juga organisasi mana yang berhasil mengubah gairah menjadi bisnis yang lebih stabil dan berkelanjutan.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Opini atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Tags: esports
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Director FFVII Rebirth Bela Switch 2 Game-Key Card, Limitasi Kapasitas Storage Alasannya

Next Post

Tokyo Game Show 2025 — Forza Horizon 6 Resmi Diumumkan

Javier Ferdano

Javier Ferdano

Gamer, Weebs, Kpoper, Wrestling Marks, and Comic Nerds. Also Auto Chess Moderator and E-sport Caster. Formerly Known as Sultan Jepi.

Related Posts

Turnamen Free Fire Guinness World Record

Turnamen Free Fire Berhasil Cetak Rekor di Guinness World Record

by Friliando
2 bulan ago
0

Berdasarkan informasi yang didapatkan, Turnamen Free Fire berhasil cetak rekor di Guinness World Record baru-baru ini. Wah, serius nih?!

Honor of Kings Guinness World Record

Turnamen Honor of Kings di China Berhasil Cetak Rekor dalam Guinness World Record

by Friliando
2 bulan ago
0

Turnamen Honor of Kings di China berhasil cetak Guinness World Record sebagai ajang Esports dengan jumlah penonton offline terbesar di...

Powercreep Adalah

Powercreep Adalah? Istilah Unik dalam Dunia Game

by Nadia Haudina
3 bulan ago
0

Powercreep Adalah — Industri video game akhir-akhir ini tampak berkembang cukup pesat, hampir mendominasi, sedang digandrungi gamer masa kini dengan...

Trashtalk Adalah

Trashtalk Adalah? Istilah yang Muncul di Dunia Game

by Nadia Haudina
4 bulan ago
0

Dalam dunia game, Trashtalk adalah sesuatu yang terkadang muncul oleh siapapun ketika terlalu serius dalam sebuah game. Biasanya, istilah ini...

Load More
Please login to join discussion
Blue Protocol Star Resonance Rectangle Banner

Gamebrott Latest

Dottore Genshin Impact

Siapa itu Dottore Genshin Impact?

by Sofie Diana
16 jam ago
0

Bypass Charging 2026

Apakah Fitur Bypass Charging Hanya Gimmick? Ini Penjelasannya!

by Bima
17 jam ago
0

Build Xmas Oguri Cap Sagittarius Cup

Build Xmas Oguri Cap Sagittarius Cup Umamusume

by Javier Ferdano
18 jam ago
0

Aktor Ben Starr

7 Karakter Video Game Disuarai Ben Starr, Sang Aktor Inggris Tampan!

by Nadia Haudina
19 jam ago
0

Harga ARC Raiders Helldivers 2

Harga ARC Raiders Senilai $40 Terinspirasi dari Helldivers 2

by Arif Gunawan
1 hari ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Januari 2026 di PS2, PS3, PS4, PS5, PC dan Android

by Muhammad Faisal
2 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
2 minggu ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
1 minggu ago
0

Download Game PPSSPP Ukuran Kecil

120+ Game PPSSPP Ukuran Kecil Terbaik di Dunia yang Seru dan Tidak Cepat Bosan Tahun 2025

by Muhammad Faisal
1 tahun ago
0

player theotown indonesia

Player Theotown Indonesia Di-Notice oleh Developer Gamenya

by Andi
3 hari ago
0

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2024 Gamebrott Limited

Share

Facebook

X

LinkedIn

WhatsApp

Copy Link
×
No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2024 Gamebrott Limited