Ni no Kuni II: Revenant Kingdom Review – Petualangan Fantasy Penuh Keindahan


Follow Us

Perubahan dan inovasi menjadi dua kata yang tak terpisahkan dari Ni no Kuni II: Revenant Kingdom. Meskipun saya melewatkan seri pertamanya, namun saya tak perlu khawatir akan ketinggalan cerita. Karena game ini memiliki cerita yang sama sekali berbeda dari iterasi sebelumnya. Absennya Studio Ghibli dalam pembuatannya, tidak serta merta membuat game ini kehilangan kualitasnya. Sebaliknya, ia justru menjadi game dengan kisah menarik yang dibalut dunia yang indah.

Nulis artikel dibayar

Raja yang Kehilangan Tahtanya


Game ini menceritakan Raja Evan Pettiwhisker Tildrum dari kerajaan Ding Dong Dell, yang dikhianati oleh penasihat kerajaannya, Mausinger. Ditargetkan untuk segera dibunuh setelah kekuasaannya dirampas, Evan kemudian bertemu dengan Roland, seorang Presiden dari dunia lain yang terlempar ke dunianya. Ia kemudian kabur dari Ding Dong Dell, untuk mendirikan kerajaan baru bernama Evermore. Impian Evan untuk menyatukan empat kerajaan lain agar tak terjadi perselisihan, menjadi awal petualanganmu di Ni no Kuni II.

Perubahan Signifikan

Melewatkan seri pertamanya, tak buat saya lupa untuk mempelajarinya. Berbeda dari iterasi sebelumnya yang fokus pada turn-based combat. Sistem battle seri kedua game ini, lebih condong ke action dengan transisi yang cukup singkat saat di world map, dan tanpa transisi apapun saat dalam dungeon.

BACA JUGA  Armor King, Craig Marduk, dan Julia Segera Bergabung di Tekken 7

Saat battle, kamu akan menyadari akan adanya Zing system yang ditunjukkan dengan angka di bawah setiap senjatamu. Jika angka tersebut capai 100%, maka serangan biasamu akan semakin kuat. Zing system juga mungkinkanmu untuk gunakan skill dan sihir yang kamu miliki.

Setiap karakter miliki dua jenis equipment, yang pertama adalah serangan jarak dekat, dan yang kedua adalah serangan jarak jauh. Terdapat tiga senjata jarak dekat dan satu senjata jarak jauh yang bisa kamu pilih. Serangan dari senjata jarak dekat miliki dua combo, berat, dan ringan. Combo ringan lebih cepat, sementara combo berat lebih lambat dengan damage yang besar. Tiap serangannya mungkinkanmu untuk lakukan recovery MP yang dibutuhkan oleh skillmu.

Sama seperti serangan jarak dekat, senjata jarak jauh juga miliki dua tipe serangan, ringan dan kuat. Serangan ringan akan menembakkan amunisimu satu persatu, sementara serangan berat akan miliki waktu charge yang tinggi dengan damage yang tinggi pula.

Beberapa elemen lain kurang lebih akan sama dengan seri terdahulunya. Kamu bisa melakukan awakening mode, dengan mengambil orb warna keemasan yang dijatuhkan oleh musuhmu. Dalam status awakening, sabetan pedangmu akan mengeluarkan energi cahaya yang menghantam dari jarak yang cukup jauh dengan damage yang cukup besar.

BACA JUGA  Sambut Perilisannya di Jepang, Bandai Namco Unjuk Iklan TV God Eater 3

Jika kami pernah mereview Dragon Quest XI dengan kostumnya yang bisa diganti, maka Ni no Kuni II-pun memiliki hal yang sama. Bedanya, ia langsung menjadi satu set kostum tanpa perlu mengumpulkan bagian-bagiannya yang lain. Semua kostum bisa kamu dapatkan dalam gamenya tanpa DLC sama sekali.

Terdapat side quest yang menantang dan menarik. Mulai dari perburuan monster hingga tugas simple seperti mengantarkan barang. Nyaris semua side-quest dibuat sangat mudah, kecuali side-quest nomor dua yang dibuat cukup sulit dan hanya bisa kamu lanjutkan sembari menikmati kisahnya. Kamu bisa menemukannya di penjuru kota dengan tanda berwarna biru di map.

Sama seperti side-quest, perekrutan karakter juga terbilang cukup mudah dilakukan. Mulai dari informasi yang kamu dapatkan dari side quest, atau melewatinya melalui NPC Swift Solution agar kamu bisa mendapatkannya tanpa susah payah. Terdapat lebih dari 100 karakter dalam game ini. Namun sekitar 80 karakter saja yang bisa kamu dapatkan. Baik dari side quest maupun swift solution. Sisanya hanya bisa kamu temukan dengan cara mengeksplorasi dunianya.

BACA JUGA  Sambut Perilisan, Cerita Umum God Eater 3 Dijelaskan

Berbeda dari seri sebelumnya dengan random battle yang cukup sering. Pada seri ini, kamu akan melihat monster yang tersebar di penjuru map dan dungeon, dengan masing-masing level agar kamu tak gegabah menyerangnya. Uniknya, jika levelmu lebih rendah atau tidak begitu jauh dari level monster tersebut, maka mereka akan agresif menyerangmu. Sebaliknya, mereka akan cuek bebek bila levelmu terlampau jauh lebih tinggi dari mereka.

Di tengah cerita, kamu akan menemukan skirmish battle. Berbeda dengan battle ala game Suikoden dan game sejenis, skirmish battle akan lebih condong pada action dibanding turn-based. Kamu bisa memerintahkan pasukanmu untuk menyerang, menggunakan ability, hingga membangun bangunan seperti tower.

Higgledy, Minion unik yang Bisa Membantumu

Fitur lain yang ditambahkan adalah Higgledy, yakni minion dengan beberapa kemampuan uniknya. Ia bisa kamu dapatkan di beberapa patung yang tersebar di penjuru dungeon. Untuk mendapatkannya, kamu perlu memberikan apa yang dimintanya. Beberapa Higgledy mampu membantumu saat berada dalam dungeon seperti melompat dengan daun semanggi, hingga membesarkan jamur agar kamu bisa melewati rintangan. Sementara saat battle, Higgledy akan mampu memberikanmu kemampuan seperti shield, healing, hingga menyerang musuh sesuai ability yang dimiliki masing-masing Higgledy.


Like it? Share with your friends!

Di Gamebrott COMMUNITY Nulis artikel GAMING dibayarGIVE ME MONEY !
+