[NSFW] Skyrim 18+: Menguak Rahasia Di Balik Komunitas Mod Dewasa Skyrim

in , , ,
Wp2225897

Warning! Artikel ini mengandung konten seksual dan kekerasan. Pembaca diharap bijak.

Mod merupakan modifikasi tidak resmi yang dibuat oleh para fansnya untuk menambah konten baru. Berawal dari kepopuleran fitur mod support dari game Doom (1993), komunitas modding pun semakin kreatif dan mulai merambat ke game lainnya. Seperti mod dari game Half-Life (1998) yang sangat inovatif, membuat Valve mengangkatnya menjadi game Counter-Strike. Hal tersebut terus berkembang hingga di tahun 2011 ketika developer Bethesda Softworks merilis game The Elder Scrolls V: Skyrim. Pada saat itulah, pengembangan mod mencapai puncaknya.

Skyrim sendiri merupakan game bergenre RPG/Open-World dimana kalian akan bermain sebagai Dragonborn yang ditugaskan untuk membebaskan provinsi Skyrim dari serangan naga. Namun, yang membuat Skyrim terus eksis hingga kini adalah komunitas modding yang sangat besar. Saat ini, terdapat lebih dari 60,000 mod di situs Nexus Mods dan 28,000 mod tersedia di Steam Workshop. Hal ini membuat Skyrim dinobatkan sebagai game dengan mod paling banyak yang pernah ada.

Kategori Mod Skyrim

Menurut Wikipedia, Mod Skyrim dibagi menjadi tiga kategori. yang pertama yaitu utility mods yang mengatur aspek dasar yang ada pada game tersebut seperti membenahi bug, mengubah tampilan User-Interface, peningkatan grafis dan sebagainya. kemudian yang kedua yaitu additional content yang menambahkan konten-konten baru seperti tambahan quest, karakter dan senjata/armor baru. Terakhir adalah mod yang paling kontroversial yaitu adult mods dimana memberikan konten terbaru berupa fantasi seksual untuk memuaskan nafsu dari para pemain.

Dalam artikel ini, penulis akan fokus membahas bagaimana mod dewasa skyrim bisa menjadi populer. Selain itu, penulis juga akan mengupas tuntas beberapa fakta di balik komuntas modding dewasa Skyrim.

Mengenal LoversLab dan SexLab

Screenshot 1

Komunitas modding Skyrim pastinya sudah tak asing lagi dengan situs LoversLab. Situs yang menyediakan forum mengenai bermacam-macam mod dan konten tambahan lainnya dari sejumlah game seperti Fallout, The Sims, dan yang paling utama yaitu Skyrim.

Namun, yang membedakan LoversLab dari situs mod lainnya adalah LoversLab tidak memiliki aturan yang ketat dalam pengunggahan kontennya. Sehingga, situs tersebut sering kali dijadikan “rumah” bagi para modder yang menyediakan konten-konten dewasa. Sejumlah mod dewasa memang sering ditemukan di situs mod umum seperti NexusMods. Namun, terdapat sejumlah konten yang hanya dapat diakses melalui LoversLab.

Lalu, Siapa sebenarnya otak dibalik LoversLab? Orang tersebut bernama Ashal, seorang modder yang sudah bertahun-tahun menggeluti profesi sebagai modder Skyrim. Menurut wawancaranya dengan PC Gamer di tahun 2017 lalu, Ashal sebenarnya adalah sosok yang pendiam dan pemalu. Sama sekali tidak menggambarkan seseorang yang mendirikan salah satu komunitas mod 18+ terbesar di internet.

Selain LoversLab, Ashal juga merupakan developer dari mod SexLab. SexLab sendiri adalah mod dasar yang berisi sejumlah animasi, tekstur dan resources lainnya untuk mempermudah modder lainnya dalam mengembangkan mod dewasa. SexLab memberikan bermacam-macam tools dan fungsi lainnya agar para modder tak perlu lagi memikirkan masalah scripting yang tentunya mempersulit pengembangan mod. Saat ini, mod SexLab telah diunduh lebih dari 3 juta kali.

Unnamed
SexLab memiliki sejumlah fitur seperti mengubah tampilan NPC sesuai keinginan pengguna

Melalui wawancaranya, Ashal menyatakan tidak ada yang tahu bahwa dirinya bekerja sebagai pemilik forum mod 18+ terbesar di internet. Bahkan keluraga dan teman-temannya hanya mengetahui bahwa ia bekerja sebagai admin dari suatu forum besar. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya hanya bisa bekerja tengah malam saat teman sekamarnya sudah tidur. Kabarnya, sampai saat ini tidak ada yang tahu bahwa Ashal memiliki pendapatan sebesar $2000/bulan atau kira-kira setara dengan 28.8 juta rupiah per bulannya.

Fantasi “Nakal” Sejumlah Pemain Skyrim

Saat ini, terdapat sekitar 1.5 juta member yang menyediakan bermacam-macam mod dewasa dan lebih dari 1,700 pengguna aktif setiap harinya. Dengan anggota yang cukup banyak, tentunya “selera” mereka pun juga bermacam-macam sehingga para modder pun harus siap untuk meng-cover semua aspek sesuai keinginan atau fetish dari pemain. Contohnya seperti Schlong of Skyrim yang merupakan mod yang mampu merombak bentuk dan ukuran kelamin pada karakter.

Terkadang, para pemain pun juga memiliki selera di luar akal. Hal tersebut menjadi alasan terciptanya sejumlah mod yang terkesan tabu. Contohnya seperti mod bernama Devious Devices, yang menyediakan fitur BDSM dimana di dalamnya tersedia berbagai konten yang menggabungkan aksi seksual dengan kekerasan fisik.

Devious Device (DD) mencakup berbagai item yang dapat digunakan saat melakukan “aksi” BDSM seperti pecutan, penyumbat mulut, borgol, rantai dan sebagainya. Item tersebut juga menambah beberapa detail terbaru. Contohnya apabila pemain mengenakan penyumbat mulut, maka karakter akan berbicara tidak jelas. Mod DD juga sering kali menjadi kontroversi karena dianggap mendukung kekerasan dan pelecehan seksual.

Ddttuc6kb5xcoybv57abs3 970 80
Salah satu misi dalam mod DD dimana pemain harus menjalankan misi untuk bebas dari ikatan borgol

Menariknya lagi, DD juga menyediakan jalan cerita dan quest tersendiri. Latar setting nya pun juga dibuat seimersif mungkin agar lebih menarik bagi para pemainnya. Kimy yang merupakan kreator dari mod DD menyatakan bahwa ia tidak ingin mod hanya sekedar menyediakan konten seksual saja. Namun, ia juga ingin aspek RPG dalam game Skyrim menyatu dengan mod sehingga memberikan pengalaman bermain yang lebih realistis.

Mod aneh lainnya yaitu bertajuk SexLab Defeat, merupakan mod combat dimana apabila pemain dikalahkan oleh musuh atau sebaliknya, maka akan muncul beberapa pilihan seperti menyerah, masuk penjara, dirampok, kabur dan sebagainya. Memang kelihatannya mod tersebut biasa saja. Namun, yang membuatnya kontroversial adalah terdapat pilihan rape dimana pemain atau NPC dapat melakukan kekerasan seksual secara paksa.

Post 798480 0 01335300 1430004936
Contoh dialog dalam mod SexLab Defeat

Demi menjawab hal kontroversi tersebut, Goubo selaku kreator dari SexLab Defeat menyatakan bahwa awalnya ia membuat mod untuk melatih skill programming-nya. Ia menjelaskan bahwa tujuan mod tersebut dibuat sebenarnya agar Skyrim bisa lebih terlihat realistis. Karena kekerasan seksual setelah melakukan peperangan cukup sering dilakukan pada zaman medieval. Dirinya juga mengatakan bahwa pemain bisa menghapus pilihan rape apabila tidak diinginkan. Goubo pun kemudian menyatakan bahwa ia sama sekali tidak mendukung tindakan kekerasan seksual dan menegaskan bahwa konten yang ia buat hanya sekedar untuk membuat Skyrim lebih imersif.

Fantasi Diluar Batasan

Dari beberapa mod yang sudah dijelaskan, pastinya kalian bepikir apakah ada mod yang lebih parah? Dengan jumlah member LoversLab yang sangat besar, tentu saja para modder harus siap untuk membuat apapun yang di-request oleh para pemainnya. Salah satu mod tersebut contohnya seperti More Nasty Critters.

Lntsxurh
Makhluk-makhluk di Skyrim yang termasuk ke dalam mod More Nasty Critters

Mod tersebut mampu membuat pemain untuk melakukan aksi seksual terhadap hewan-hewan dan makhluk-makhluk di Skyrim seperti kuda, sapi, hagraven, troll, werewolf, bahkan naga sekalipun. Mod juga dibuat dengan animasi yang serealistis mungkin dan pemain dapat memilih berbagai posisi dan gerakan saat melakukan “aksi”.

Ashal pun berpendapat bahwa sebenarnya dirinya merasa jijik dengan kehadiran mod tersebut. Namun, karena banyaknya permintaan dari para member LoversLab, Ashal pun terpaksa untuk mengzinkan modder untuk membuatnya. Hal tersebut pun akhirnya membuat More Nasty Critters menjadi salah satu mod terpopuler di situs LoversLab.

Kesimpulan

Sebenarnya, masih banyak mod lainnya yang cukup aneh seperti mod yang berhubungan dengan necrophilia, bestiality dan sebagainya. Ashal pun memang memberi kelonggaran kepada para membernya, dengan syarat bahwa tidak ada mod mengenai pedophilia.

Bethesda sendiri juga mengatakan bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas semua konten tidak resmi yang dibuat oleh komunitasnya. Kecuali memang konten tersebut dinaungi oleh situs resmi seperti Steam Workshop. Karena memantau aktivitas para komunitasnya yang tentunya cukup besar akan memakan waktu dan biaya. Sehingga dapat beresiko dalam pengembangan game.

Jujur, penulis sendiri sebenarnya merasa tidak nyaman saat mengunjungi situs LoversLab. Karena selain Skyrim, banyak sekali permintaan aneh untuk game lainnya. Salah satu contoh salah seorang member yang meminta dibuatkan mod nude untuk game Crash Bandicoot 4. Entah apa tujuannya dan bagaimana jadinya apabila benar dibuat, yang pasti kemungkinan masih banyak mod yang sama anehnya atau bahkan lebih aneh dari itu.

Penulis sebenarnya tidak mempermasalahkan kehadiran sejumlah mod tersebut dan para penggunanya, selama memang digunakan secara bijak. Pemain lainnya yang mungkin tidak tertarik untuk memainkan mod tersebut juga tetap harus saling respect dalam menjaga privasi sesama.

Mod semacam ini juga harus ditekankan kepada para membernya agar dapat membedakan dunia game dengan dunia nyata. Karena, apabila berlebihan dan tidak terkontrol, maka dapat beresiko menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Dari mod ini kita juga tahu bahwa fantasi orang pun bermacam-macam. Bahkan tidak sedikit fantasi yang mencakup hal diluar nalar normal.

Tentunya hal tersebut dapat menjadi pelajaran agar kita bisa lebih berhati-hati dalam bersosialisasi dan bergaul. Tetapi, tentunya kita juga harus tetap saling respect terhadap privasi orang lain. Selama memang yang dilakukan tidak melanggar peraturan dan norma atau mengganggu serta merugikan suatu pihak.


Baca juga artike-artikel lainnya terkait Skyrim serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Lauda Ifram

Written by Lauda Ifram

Enjoy gaming but suck at it.

Leave a Reply

Avatar

Your email address will not be published.