Odin Crown : MOBA Analog dengan Elemen RPG Siap Dirilis

in , , ,

Akhirnya setelah beberapa bulan yang lalu mengalami beberapa kali penundaan akhirnya game yang akan menggabungkan elemen MOBA dengan RPG ini akan segera dirilis pada tanggal 8 Februari 2018. Game yang dikembangkan oleh GameJeans ini digarap oleh orang-orang yang berpengalaman, diantaranya adalah mantan produser Rage of Bahamut, yaitu Akihiro Iino dan Aiba Ryosuke seseorang dibalik desain karakter franchise Final Fantasy. Sang pengembang menyebutkan,game yang satu ini bisa kamu mainkan melalui platfrom IOS dan Android.

Source : GameJeans Youtube Channel

Dari segi cerita game ini akan berkisah tentang sebuah artefak yang bernama Odin Crown, yang disebut-sebut memiliki kekuatan yang mampu menguasai alam semesta. Secara gameplay Odin Crown akan menggabungkan elemen MOBA dan RPG didalamnya. Permainan akan berjalan dengan tampilan 3D  dengan layar potrait yang indah dan colorfull. Layaknya game MOBA pada umumnya tugas utama mu adalah menghancurkan base lawan. Namun berbeda dengan game MOBA yang ada di pasaran, dalam game ini kamu perlu meningkatkan level dari karakter mu sebelum akhirnya bisa bertarung pada mode 5vs5, sehingga kamu perlu memainkan mode 1vs1 terlebih dahulu untuk meningkatkan level karakter mu. Total ada 50 karakter dengan berbagai macam role, seperti mage dan support, yang bisa kamu pilih dalam game ini. Sang pengembang menyebutkan bahwa game ini akan mudah dimainkan, karena akan menawarkan berbagai macam tutorial dan secara control akan mudah dipahami oleh para pemain.

Konsep permainan yang ditawarkan oleh sang pengembang melalui game Odin Crown ini terbilang cukup unik. Mereka mencoba menarik perhatian pasar dengan menggabungkan elemen RPG dan MOBA yang merupakan genre yang sedang booming di platfrom mobile. Selain itu, dengan tampilan yang menarik dan colorful, serta didukung nama-nama besar dalam dunia game, membuat Odin Crown menjadi game yang layak kamu coba. Sayangnya pada perilisannya nanti game ini masih tersedia dalam bahasa Jepang saja.

Written by Andi Permana

Semenjak aku megenal kerja lembur,aku berhenti percaya dengan sarapan pagi dan cinta pada pandangan pertama!

Leave a Reply

Your email address will not be published.