Pemain Pro CS:GO “Salty” dengan PC pada Turnamen Besar Tak Begitu Bagus

03819e98 959f 445a 9419 dee48ac0f1f9

Counter Strike: Global Offensive menjadi game E-Sport paling populer saat ini sebagaimana yang kita tahu dan sebagai bukti nyatanya adalah bundle kosmetik seharga Rp539.999 bisa jadi top seller dari setelah Steam Sale. Pada minggu ini akan dilaksanakan group stage dari turnamen PGL Krakow 2017. 16 tim akan saling berkompetisi untuk merebutkan prize pool $1 juta.

Penggemar CS:GO mungkin telah antisipasi turnamen besar ini, namun beberapa pemain yang akan bertanding mulai komentari kualitas PC tak sesuasi harapan mereka saat dites saat latihan. Niko “NiKo” Kovac dari tim FaZe menjadi salah satu dari banyak pemain yang komentari PC yang digunakan pihak PGL. Dirinya dengan kritis memaki PC yang digunakan begitu buruk.

https://twitter.com/C9shroud/status/885860018989539328

Tak dijelaskan “buruk” seperti apa yang dimaksudkan, namun melihat dari komentar beberapa pemain lain di Twitter, PC yang digunakan miliki processor I5 generasi lama, Nvidia GTX 1080 dan monitor dengan resolusi 1680×1050.

Apabila spesifikasi yang disebutkan benar, seharusnya lebih dari cukup untuk bermain CS:GO dengan framerate yang tinggi, tapi hey… pemain professional terkadang punya standar tinggi tersendiri soal framerate. Dalam beberapa hari terakhir ini juga banyak yang melaporkan masalah performa dari update terbaru menjelang turnamen ini. Jadi, bisa dikatakan jika masalah performa yang pemain alami selagi berlatih sekarang bisa dikarenakan optimisasi game dan tak sepenuhnya harus disalahkan ke hardware.

Framerate 60 keatas terkadang lebih dari cukup di kebanyakan game. Namun untuk game seperti CS:GO, tiap frame sangatlah berpengaruh. Kebanyakan pemain professional bermain dan berlatih game dengan 144 FPS, membuat tiap framerate drop dapat membut mereka triggered karena sangat berpengaruh dengan gameplay mereka.

Source: Dot E-Sport

Exit mobile version