Pencuri di Kantor Valve Dituntut Setelah Curi Barang Senilai $40,000

in
Mungkin dia sedang mencari Half-Life 3.

Mencuri memang perbuatan tercela yang perlu dihindari setiap orang. Aksi yang merugikan orang atau suatu instansi tersebut sering dikecam karena hilangnya sesuatu yang bukan menjadi haknya. Jika mencuri video game atau bahasa kerennya pembajakan menjadi sesuatu yang biasa di beberapa gamer PC. Bagaimana jika perbuatan tercela tersebut dilakukan langsung di kantor developernya?

Gambar: KIRO via GamesIndustry

Nekat, mungkin itulah kata yang bisa merepresentasikan Shawn Shaputis, pencuri peralatan milik Valve, developer Half-Life sekaligus pemilik Steam. Rupanya hal ini bukan kali pertama Shaputis untuk melakukan aksinya tersebut. Ia telah melakukannya sebanyak enam kali dan masuk penjara atas aksinya tersebut. Bulan Juli lalu, ia mencuri truk FedEx dan melakukan aksi pencurian di bulan sebelumnya.

Shaputis dipanggil ke pengadilan Washington oleh Valve karena telah mencuri beberapa peralatan dan game. Buat Valve rugi $40,000. Polisi mengatakan (via gamesindustry) bahwa Shaputis telah melakukan pencurian di kantor Valve sebanyak empat atau lima kali. Mengisi tong sampah dengan barang curian dan mengantarnya ke mobil. Ia juga tertangkap kamera saat mencoba menjual game curiannya ke GameStop. Jika pemanggilannya minggu ini tidak berhasil, maka sebuah tuntutan lain akan dilayangkan kepadanya.

Baca terus berita game terupdate hanya di Gamebrott.com.

contact: [email protected]

Ayyadana Akbar

Written by Ayyadana Akbar

Senior Writer and Video Editor. Have passive ability to easily forgotten by people. Open to try new video games, but still hooked by Apex Legends.

You have PR and Review? Contact him at [email protected] or click one of his social media accounts below (Read his article and scroll until you found this profile).

Leave a Reply

Avatar

Your email address will not be published.