• Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > OPINI > Perlukah Membeli Steam Machine? Untuk Siapa Mini-PC Valve Ini?

Perlukah Membeli Steam Machine? Untuk Siapa Mini-PC Valve Ini?

by Andi
30 November 2025
in OPINI, TECH
Reading Time: 6 mins read
A A
0
membeli steam machine
0
SHARES
1.4k
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Membeli Steam Machine – Pengumuman Steam Machine baru oleh Valve bikin gempar. Gamer menyambut dengan gembira bagaimana mesin baru racikan Valve ini akan turut meramaikan kancah dunia PC lewat pre-built mereka. Namun, seperti biasa di komunitas akan selalu ada dua sisi opini yang beredar.

Di satu ini banyak yang turut senang karena Valve akhirnya bisa merilis penerus Steam Machine pertama yang kerap dicap gagal. Kehadiran iterasi baru ini diharapkan bisa menggeser stigma kalau kesuksesan Steam Deck mungkin hanya kebetulan belaka.

Tapi, disisi lain ada kekhawatiran kalau performa dari Steam Machine ini tidak akan tetap relevan untuk beberapa tahun ke depan. Apalagi dengan pilihan hardware yang mereka pakai tampak seperti PC kelas entry yang akan kehilangan tenaganya secara cepat. Yang paling mengkhawatirkan tetaplah soal harga.

Berbagai opini yang dilemparkan ke publik membuat penulis berpikir: untuk siapa Steam Machine ini? Apakah perlu bagi kita untuk membeli mesin gaming baru dari Valve yang digadang punya 6 kali spek di atas Steam Deck ini? Mari kita bahas.

Steam Machine: Kulminasi dari Usaha Keras Valve

membeli steam machine
Mesin gaming terbaru Valve

Berbicara soal Steam Machine baru, tidak lah luput kita harus mengenal sedikit siapa Valve itu. Perusahaan gaming yang dimiliki oleh Gabe Newell ini tidak hanya terkenal dengan platform toko digital Steam saja. Ia juga menjadi pengembang sekaligus penerbit dari game-game legendaris seperti Half-Life, Portal, Left 4 Dead, Team Fortress, Dota 2, dan juga Counter Strike.

Valve juga telah berkali-kali merilis hardware game, seperti yang kita contohkan di awal yaitu Steam Machine keluaran tahun 2015 silam. Hanya saja, hardware gaming ini gagal melejit lantaran kurangnya minat pasar dan juga minimnya dukungan game yang tersedia. Selain itu, Valve turut masuk ke pengembangan headset virtual reality. Mereka merilis Index yang sekaligus menjadi bundling penjualan untuk game Half-Life: Alyx. Bisa dikatakan headset virtual ini lumayan sukses meski menyasar pasar yang cukup niche di kala itu.

Setelah itu, Valve lalu ingin meramaikan ranah PC handheld. Mungkin terinspirasi dari ketenaran Nintendo Switch, Valve kini membuat mesin gaming berukuran kecil yang dapat digenggam dan dimainkan kapan saja. Dari ide itu, lahirlah Steam Deck. Bersamaan dengan itu pula, mereka merilis software lapis kompabilitas bernama Proton yang memungkinkan game Windows berjalan di atas SteamOS yang notabene adalah OS Linux.

image 123
6 kali lebih ngebut dari Steam Deck?

Usaha keras Valve terbayarkan dengan kehadiran Steam Deck dan Proton. Handheld ini menjadi salah satu produk yang membuka gerbang PC handheld menjadi seperti sekarang. Handheld buatan Valve ini masih menjadi salah satu mesin gaming portable yang paling efisien soal daya. Racikan sihir SteamOS memungkinkan game bisa berjalan dengan mulus dan hanya memakai watt rendah, tidak seperti ketika ia berjalan di Windows 11.

Dan kini kita akan masuk ke pembahasan Steam Machine. Dikenalkan bareng Steam Controller baru dan juga headset virtual Steam Frame, Valve kembali membuat gebrakan baru. Steam Machine generasi kedua ini merupakan mahakarya mereka yang ramai jadi buah bibir di kalangan antusias PC.

Berbekalkan CPU AMD Zen 4 dan GPU RDNA 3, ia digadang membawa performa 6 kali lebih tinggi dari Steam Deck. Yang mengejutkan adalah ukuran Steam Machine yang terlihat mungil, dengan dimensi 15,6cm x 15,2cm x 16,2cm merupakan mini-PC yang sangat bertenaga untuk ukuran sekecil itu.

Apakah Perlu Membeli Steam Machine? Siapa Target Pasar Valve?

image 124
Siapa target pasar Valve?

Harga sendiri masih misteri sampai artikel ini dibuat. Apalagi dengan tanggal rilis yang belum dapat dipastikan, tentu menilai apakah perangkat ini worth it atau tidak bukanlah keputusan yang bisa diambil sekarang. Namun, jika kita mau mengandai-andai. Misalkan harga dari mesin gaming canggih Valve ini masuk dalam kategori wajar sekali pun, apakah perlu kita membelinya?

Tidak ada jawaban yang mutlak namun pertimbangan Valve bisa saja berdasarkan data dari hardware survey mereka. Menurut pengakuan Valve, performa hardware ini nantinya akan melebihi 70% batas bawah spesifikasi PC yang digunakan gamer saat ini. Perlu dicatat klaim tersebut mungkin hanya bedasarkan total dari angka survei bulanan mereka.

Valve mengaku kalau mereka tidak menyasar target pasar konsol dan lebih mengutamakan mereka yang ingin membangun PC dari nol dan menginginkan form factor mungil. Sehingga, gamer nantinya bisa berkekspektasi kalau performa yang mereka dapatkan akan setara dengan performa build small form factor mereka secara harga.

Tapi, bukankah dengan begitu gamer bahkan tidak perlu membeli Steam Machine dikarenakan harga terlalu mirip? Secara kasarnya, hardware Steam Machine ini hanya bisa di-upgrade bagian RAM serta penyimpanan saja dan tidak untuk CPU dan GPU. Bukankah lebih baik merakit sendiri karena ke depannya tinggal upgrade hardware menyesuaikan dengan standar gaming di saat itu.

image 125
Dukungan port lumayan lengkap

Menurut orang Valve sendiri, Steam Machine tetap bisa menawarkan sesuatu yang dibutuhkan gamer. Mereka yang memerlukan PC gaming super mungil dan kipas yang senyap, dan juga dukungan HDMI-CEC biasanya akan melirik Steam Machine.

Mari kita lihat apakah klaim mereka benar. Pertama-tama soal casing super mungil yang diklaim oleh Valve. Untuk kategori ini mungkin bisa dikatakan benar. Karena mau bagaimana pun case after market saat ini belum ada yang bisa menyentuh ukuran sekecil itu. Case ITX pasaran yang paling mungil sekali pun masih memiliki dimensi lebih besar dari Steam Machine.

Kedua, soal kipas yang senyap rasanya ini bukan sesuatu yang eksklusif. Banyak sekali alternatif lain fan case atau pun HSF berkualitas yang bisa memberikan performa pendinginan maksimal namun tetap tidak bising. hanya saja dari segi bajet memang ia bisa menelan biaya lebih besar dari kipas bajet biasa.

Terakhir soal fitur HDMI-CEC, sebuah fitur yang memungkinkan untuk mengontrol berbagai perangkat tersambung ke HDMI hanya dengan satu tombol. Memang fitur ini lebih biasa ditemukan di konsol, tetapi bukan berarti tidak ada cara untuk menerapkannya di PC. Hanya saja implementasi di Windows jauh lebih sulit dan memerlukan perangkat khusus. Jadi, untuk poin ini boleh dikatakan argumen Valve cukup tepat.

Setelah semua pembahasan ini, untuk siapa sebenarnya Steam Machine? Valve kelihatannya menargetkan mereka yang menginginkan PC mungil yang bisa dipajang di ruang tamu berbentuk stylish serta bisa menjalankan game Steam. Target mereka mungkin bukan gamer hardcore yang sangat peduli terhadap grafis namun sekadar bisa menjalankan game terbaru dengan mulus, dan tidak perlu ribet merakit dari nol.

Jadi, kesimpulannya Valve memang bertaruh besar pada Steam Machine kali ini. Meski mereka jauh lebih pede karena OS yang lebih matang, namun semua harus bergantung pada apakah gamer mau berpaling dan memilih hardware yang tidak punya aspek upgradability seluas PC. Terakhir yang perlu kita tunggu adalah berita soal harga. Kalau menurut kamu gimana?


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Tags: steamSteam Machine
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Where Winds Meet CN Dapatkan Fitur Kreasi Alat Mirip Zelda: Tears of the Kingdom

Next Post

7 Game JRPG Terbaik 2025 yang Perlu Kamu Coba!

Andi

Andi

Menyukai game namun terhalang motion sickness, hampir tidak bisa memainkan game FPS karena itu. Pencinta Fate series dan Nasuverse in general

Related Posts

Valve Kembangkan Lepton 2025

Valve Kembangkan Lepton, Bisa Bikin Aplikasi Android Jalan di SteamOS!

by Bima
3 hari ago
0

Tak hanya berhasil menghebohkan para gamer dengan Steam Machine, kini Valve kembangkan Lepton, sebuah layer kompatibilitas baru yang dikhususkan untuk...

game trending saat ini

10 Game Trending Saat Ini yang Populer di Steam – 15 Desember 2025

by Andi
3 hari ago
0

Game apa yang trending minggu ini?

Wishlist Resident Evil Requiem Steam

Wishlist Resident Evil Requiem Masuk Top 5 di Platform Layanan Steam

by Seno Triadi
2 minggu ago
0

Berdasarkan informasi yang didapatkan, ternyata Wishlist Resident Evil Requiem di platform layanan Steam berhasil masuk Top 5. Serius, nih?!

CEO Epic Games AI Steam

CEO Epic Games Mengkritik Pemberian Label AI di Steam

by Arif Gunawan
3 minggu ago
0

Tim Sweeney selaku CEO Epic Games mengkritik pemberian label AI terhadap game yang menggunakan AI di Steam. Seperti apa kritikannya?

Load More
Please login to join discussion
Blue Protocol Star Resonance Rectangle Banner

Gamebrott Latest

Build Banyue Zenless Zone Zero

Build Banyue Zenless Zone Zero Terbaik

by Sofie Diana
2 jam ago
0

CEO Larian Studios RAM

CEO Larian Sebut Krisis RAM Membuat Timnya Harus Bekerja Lebih Keras Optimalisasi Game Barunya

by Muhammad Faisal
3 jam ago
0

CEO Mozilla Browser AI

CEO Mozilla Ungkap Firefox akan Dirombak Menjadi Browser Berbasis AI

by Bima
3 jam ago
0

build the dahlia honkai star rail terbaik

Build The Dahlia Honkai Star Rail Terbaik

by Sofie Diana
4 jam ago
0

Fans Meisho Doto Umamusume

Fans Meisho Doto Umamusume Berhasil Kumpulkan Dana ¥94 Juta untuk Bangun Kembali Kandang Kuda Aslinya

by Muhammad Faisal
5 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Desember 2025 Mulai dari PS2, PS3, PS4, dan PC

by Muhammad Faisal
2 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
2 tahun ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2025!

by Jendra
9 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
12 bulan ago
33

Tifa by Redmoa Karakter Video Game Konten Nakal Pornhub Year In Review 2025

29 Karakter Video Game yang Paling Banyak Dicari Konten ‘Nakal-nya’ di 2025

by Andy Julianto
1 minggu ago
0

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2024 Gamebrott Limited

Share

Facebook

X

LinkedIn

WhatsApp

Copy Link
×
No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2024 Gamebrott Limited