Sudah bukan rahasia umum kalau angka perekrutan developer game di Jepang termasuk yang paling rendah. Kondisi ini membuat presiden salah satu studio pengembangan game populer CyberConnect2 sampai bagikan kiat-kiat untuk calon pengisi industri kreatif ini.
Presiden CyberConnect2 Bagikan Kiat Agar Diterima ketika Interview dengan Studio Game

Presiden CyberConnect2, Hiroshi Matsuyama memberikan sebuah wejangan kepada pelamar yang ingin masuk ke industri pengembangan game di Jepang. Pada artikel yang diterbitkan oleh Famitsu, Matsutama menyebutkan kalau beberapa studio game di Jepang memberikan pertanyaan yang mirip satu sama lain.
Matsuyama beberkan kalau pertanyaan penting seperti pengetahuan tentang game buatan perusahaan yang dilamar cukup penting. Sehingga pelamar yang tidak mengetahui atau tidak memainkan game buatan studio tersebut lebih punya kesempatan untuk ditolak. Selain itu, pertanyaan mendasar seperti seberapa besar komitmen dan pertanyaan teknis lainnya juga turut ditanyakan.
Hanya saja, Matsuyama menemukan sebuah perusahaan unik yang menanyakan media favorit pelamar secara personal. Media tersebut bisa saja berupa anime, manga, game, atau film. Di sini Matsuyama mencontohkan dengan serial One Piece. Jika pelamar terlalu antusias dan menggebu-gebu berpotensi ditolak, apalagi jika jawaban yang diberikan tidak menunjukkan pemahaman teknis.

Jadi, kalau memberikan jawaban yang terlalu cetek dan samar-samar tanpa menjelaskan secara terperinci mengapa seri favoritnya bagus, maka besar kemungkinan pelamar akan ditolak. Hal ini didasari karena dengan penjelasan yang runut berarti pelamar tidak memiliki kemampuan untuk menjelaskan produk perusahaan secara menarik.
Jika pelamar menjawab One Piece sebagai media favorit mereka, tentu ini akan menjadi langkah yang berbahaya. Karena, besar kemungkinan pihak penyelenggara interview sangat familiar dengan franchise tersebut dan meminta analisa yang unik terkait serial dimaksud. Tetapi bukan berarti kalau menjawab dengan serial yang tidak populer jadi jauh lebih aman.
Matsuyama menjelaskan kalau yang terpenting adalah bagaimana pelamar menampilkan semangat mereka dan bisa mengartikulasikannya dengan baik. Namun biasanya, pertanyaan seperti ini baru akan muncul jika melamar di posisi marketing, produser, atau sales. Untuk bagian game dev sendiri, biasanya pertanyaan semacam ini tidak diberikan, imbuh Matsuyama.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.















