Proses Pengembangan Assassin’s Creed Valhalla Melibatkan 15 Studio Berbeda

in , , , , ,

Kabar mengenai kehadiran seri terbaru dari salah satu franchise game populer Ubisoft berjudul Assassin’s Creed Valhalla tengah menjadi perbincangan hangat dikalangan para gamer dan berbagai media saat ini. Namun siapa sangka bahwa game ini sendiri ternyata dikembangkan oleh 15 studio berbeda yang berlokasi di berbagai penjuru dunia.

Dilansir dari dualshockers, selain dikembangkan oleh studio utamanya yaitu Ubisoft Montréal, tim yang sebelumnya dipercaya untuk menangani Assassin’s Creed IV: Black Flag dan Assassin’s Creed Origins, pengembangan Assassin’s Creed Valhalla ini juga ternyata dibantu oleh 14 studio berbeda yang sepertinya masih berada di bawah naungan Ubisoft. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ubisoft Montréal sendiri melalui cuitannya di Twitter.

Meskipun tidak mengungkap secara jelas studio mana sajakah yang terlibat dalam proses pengembangannya, namun Ubisoft Montréal mengucapkan terimakasih kepada 14 co-developer studio yang berlokasi di berbagai penjuru dunia atas dedikasinya selama ini.

Sebagai informasi, Assassin’s Creed Odyssey saja sebelumnya melibatkan 7 studio berbeda dalam proses pengembangannya kala itu. Kini, jumlah studio yang terlibat bisa dibilang naik dua kali lipat dari sebelumnya yang seperti mengisyaratkan bahwa Ubisoft tidak main-main untuk menghadirkan kualitas terbaik pada game garapannnya kali ini.

Assassin’s Creed Valhalla sendiri direncanakan akan rilis musim liburan tahun 2020 ini di PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X, Google Stadia, serta PC melalui Epic Games Store dan juga Ubisoft Store.

(Sumber : dualshockers)


Baca juga artikel mengenai Assassin’s Creed Valhalla dan Ubisoft,  atau artikel video game menarik lain dari Yandi Nurdiansyah.