[REVIEW] Darksiders 2 Deathinitive Edition Switch – Bawa Sang Kematian Dalam Genggaman!

in ,

Langkah THQ Nordic dalam membangkitkan deretan game lawasnya memang cukup mengundang antisipasi. Bahkan bisa dibilang mereka jadi salah satu yang palling “produktif” membangkitkan deretan game lawasnya. Mereka tampaknya juga paham betul tentang mulai meroketnya populasi gamer di platform Switch, dimana THQ Nordic kini membidik pasarnya ke arah sana.

Sudah ada banyak deretan game lawas yang mereka bangkitkan maupun dirilis di platform era sekarang. Sebut saja Red Faction Guerella, Darksiders Pertama, Wreckfest, hingga Titan Quest. Di masa depan pun mereka masih punya deretan line up game lawas yang juga akan kembali dibangkitkan, beberapa yang terbilang ambisius misalnya adalah SpongeBob SquarePants: Battle for Bikini Bottom – Rehydrated dan Destroy All Humans Remake.

Namun sebelum itu, kali ini THQ Nordic bersama Vigil Games telah membangkitkan salah satu  karya lamanya – Darksiders 2, yang kini kembali hadir di platform Switch. Bisa dibilang bahwa franchise yang satu ini memang jadi salah satu andalan THQ Nordic, mereka bahkan juga telah menyiapkan judul barunya melalui Darksiders Genesis. Namun sembari menunggu game tersebut melnuncur, kini tentu cukup nostalgic rasanya untuk kembali ke seri kedua tersebut.

Dibanding kedua seri lainnya, Darksiders 2 memang punya daya tariknya sendiri, cerita yang lebih matang, karakter yang keren, hingga combat system yang adiktif membuat seri kedua ini sulit dilupakan. Meski telah sempat dihidupkan kembali untuk PS4, PC, & Xbox One, kali ini Darksiders 2 juga hadir di Switch demi menghadirkan experience secara portable. Namun, apakah kembali berpetualang sebagai “Sang Kematian” di platform Switch pantas untuk kembali dijajal? review ini akan membahasnya lebih lanjut.

Pertama, kita hendak memberikan konklusi langsung terhadap game yang sebenarnya telah rilis 8 tahun silam ini.

Kelebihan:

  • Gameplay hack & slash yang solid
  • Cerita yang menarik
  • Deasin para karakter yang keren
  • Skema open world yang lebih matang dibanding seri pertama
  • Setting tempat yang keren
  • Penokohan dan voice acting yang sesuai
  • Visual yang memesona

Kekurangan:

  • Main mission yang terasa repetitif dan bertele-tele
  • Adanya beberapa minor bug & glitch
  • Framerate yang tidak stabil

Verdict: 85/100

Itu adalah konklusi yang kami berikan untuk Darksiders 2 Definitive Edition yang kami berikan untuk versi PC. Sebagai versi porting, kita akan membahas peningkatan, kenyamanan, performa, dan daya tarik lebih yang hendak ditawarkan THQ Nordic di versi Switchnya ini.

Secara konten, game tersebut punya konten yang serupa dengan versi console maupun PCnya, yang hadir dengan paket lengkap keseluruhan DLC. Pengalaman kembali berpetualang sebagai Death dalam Switch tetap terasa menarik, apalagi dengan opsi memainkannya secara handheld. Control yang terasa cocok dan tetap responsif, serta visual yang yang tetap nyaman dipandang jadi nilai plus versi portingan yang satu ini.

Controlnya tetap terasa familiar dengan versi console maupun PC, mengingat joycon dari Switch juga punya banyak bagian tombol yang serupa. Tiap aksi yang diinput juga tetap terasa responsif, meskipun terkadang didera framrate issues, yang nantinya juga akan kami bahas lebih jauh.

Untuk tampilan visual, versi Switch ini tentu tak seindah di versi PC maupun PS4 dan Xbox One. Namun tetap harus diakui, bahwa visualnya tetap mampu memanjakan mata. Jika dicompare dengan versi pertamanya yang hadir di PS3 dan Xbox 360, tentu versi Switch ini menang telak. Gambaran visual Darksiders 2 versi Switch ini bisa kalian lihat melalui deretan screenshot yang telah kami abadikan pada review kali ini.

Namun sayangnya, versi Switch ini juga didera isu yang sama pada versi Xbox One dan PS4, dimana game tersebut tak mampu berjalan dengan framerate stabil. Pada bebrapa kesempatan, kami sering kali mengalami framerate drop yang tentunya mengurangi experience permainan.

Walaupun versi Switch ini dikunci pada 30 FPS, baik dalam mode handheld maupun docking, namun tetap saja gangguan framerate dan stuttering tetap ada dan menghantui. Tak sampai membuat game ini terasa tak dapat dinikmati memang, namun bagi kalian yang sangat “performance demanding” mungkin akan sangat terganggu dengan masalah yang satu ini.

Conclusion

Darksiders 2 di versi Switch ini akan membawa kembali sensasi nostalgia yang telah lama dirindukan. Kembali berpetualang sebagai Death hanya melalui genggaman memang terasa lebih menarik. Control yang terasa cocok dan responsif, hingga visual yang tetap nyaman dipandang membuat Darksiders 2 ini cocok hadir di platform Switch.

Namun kami belum bisa mengatakan ini adalah portingan yang sempurna, Darksiders di versi Switch ini masih punya kekurangan yang tak bisa diabaikan begitu saja. Salah satu yang cukup mengganjal adalah framerate issues yang terkadang cukup mengganggu experience, yang membuat game ini terasa tak mampu berjalan di performa dan FPS paling optimal. Tak ada penambahan konten khusus pada versi Switch ini juga membuatnya terasa tak punya  daya tarik lebih selain “bisa dimainkan secara handheld”.

Disamping kelemahan terebut, versi Switch ini tetap menawarkan keseruan yang sempat kami rasakan bertahun-tahun lalu. Lantas, apakah Darksiders 2 versi Switch ini layak dimiliki? bagi kalian yang ingin merasakan sensasi nostalgia dalam genggaman atau belum pernah mencicipi seri ini sebelumnya, maka game ini layak untuk dimiliki. Namun dengan harga yang ditawarkan saat ini, cukup berat rasanya untuk membelinya di harga penuh, kami akan menganjurkan kalian untuk membeli game ini saat diskon dan jatuh ke tingkat harga yang lebih bersahabat.


Baca juga berita atau artikel menarik lainnya dari Author.

Ernard Anky

Written by Ernard Anky