[REVIEW] Moving Out – Jasa Angkut Barang Super Rusuh!

in

Dalam ranah game berbasis local coop, nama Team 17 jelas tak dapat diragukan lagi. Melalui kedua seri Overcooked-nya, mereka berhasil melahirkan game coop super kreatif dan inovatif. Dengan konsep yang simple, mereka bisa memberikan karya yang terlihat sangat unik. Mencoba keluar dari franchise andalannya, kali ini mereka kembali melakukan eksperimen menarik melalui game terbarunya – Moving Out.

Sesuai dengan judulnya, Moving Out merupakan sebuah game “simulasi pindahan”. Tetap memiliki ciri khas layaknya Overcooked, Moving Out juga mengedepankan sistem coopnya. Lantas apa sajakah hal baru yang ditawarkan Team 17 serta kedua developernya – SMG Studio, Devm Games    melalui proyek terbarunya kali ini? Review ini akan membahasnya lebih dalam lagi.

Gameplay

Seperti seri Overcooked, Moving Out menawarkan konsep having fun, dimana game ini lebih cocok untuk dimainkan hanya untuk sekedar bersenang-senang. Tentunya tak ada basis cerita maupun hal serius di dalamnya, semuanya terasa lebih lekat dengan unsur komedi.

Unik & Kreatif

Disini kalian akan berperan sebagai jasa kurir pindah rumah, dimana kalian harus mengangkut barang-barang rumah yang akan dipindahkan. Dari penjelasan diatas mungkin terdengar simple, namun sebenarnya tidak.     Kalian akan dihadapkan pada berbagai tantangan yang menarik dan menuntut kerjasama jika memainkannya secara coop.

Selamat datng di simulasi jasa angkut barang super rusuh.

Tiap stage pindahan punya batas waktu tertentu untuk diselesaikan. Sehingga akan menuntut kalian untuk bertindak secepat dan seefisien mungkin dalam mengangkut barang. Jika melewati batas waktu dari yang ditentukan, maka kalian tidak akan mendapatkan rank baik pada resultnya.

Barang yang kalian pindahkan juga harus tetap dalam keadaan selamat, beberapa jenis barang juga tergolong fragile atau dapat rusak dengan mudah. Lebih efisiennya untuk memindahkan barang dengan cepat bisa dibantu dengan cara melemparnya. Namun jika itu fragile, maka kalian harus menanganinya dengan hati-hati.

Selain barang fagile, beberapa kondisi juga menuntut kalian agar tidak merusak barang rumah lainnya seperti membanting TV, merusak kaca, pagar, dan lain sebagainya.

Selain itu, saat memindahkan barang kalian juga harus teliti terhadap ruangan truck yang disediakan. Memerlukan koordinasi dan management yang baik agar semua barang dapat masuk. Jika tidak diatur maka akan ada banyak barang yang tidak dapat muat masuk kedalam truck.

Agar tidak terasa jenuh, Moving Out menyediakan berbagai rumah dan lokasi menarik dalam tiap stagenya. Berbagai tantangan dan kondisi yang dihadapi terasa bervariasi dan tidak monoton. Seperti memindahkan barang dari rumah berhantu misalnya, dimana para hantu akan mengganggu dan dapat menangkap kalian.

Tiap stage punya tantangan yang bervariasi, salah satunya seperti kantor berhantu ini.

Tak hanya rumah, beberapa stage juga menghadirkan lokasi yang lebih menarik seperti peternakan misalnya. Dimana kalian harus memindahkan para hewan ternak yang susah untuk dikendalikan. Tiap stage benar-benar membutuhkan strategi untuk dapat diselesaikan secara maksimal.

Memindahkan kerbau?

Untuk semakin memberikan variasi gameplay, Moving Out juga menyediakan arcade mode. Dimana kalian harus memindahkan barang melalui berbagai obstacle yang sulit untuk dilewati. Mode ini benar-benar cocok bagi kalian yang tak hanya sekedar ingin bersenang-senang, namun juga menerima tantangan yang lebih “ekstrim”.

Arcade mode akan memberikan stage yang lebih menantang.

Character Customization yang Cukup Menghibur

Customizable character merupakan fitur yang sebelumnya belum ada pada kedua game Overcooked sebelumnya. Bisa dibilang bahwa sebenarnya fitur sangat sederhana, namun terasa efektif untuk menghibur dan terasa semakin memberikan warna pada game yang mengedepankan keseruan ini.

Seiring dengan progress pada tiap stagenya, kalian juga akan mengunlock berbagai hal baru, seperti item dan karakter. Melalui sistem kustomisasi, kalian bisa mengubah karakter dan memakai berbagai item dan kosmetik yang telah kalian unlock. Mendesain karakter agar terlihat keren atau sebaliknya jadi salah satu daya tarik yang cukup menghibur.

Lebih Ramai Lebih Asik!

Game ini memang terasa lebih menarik jika dimainkan lebih dari satu orang saja. Melalui coopnya, kemampuan player nantinya akan diturunkan untuk semakin mendorong kekompakan. Seperti kasur, lemari, dan berbagai benda berat lainnya tidak akan bisa diangkat oleh satu orang saja. Membutuhkan minimal dua orang untuk mengangkut barang besar.

Bermain bersama dengan teman merupakan opsi terbaik.

Namun keuntungannya dengan kerja sama tersebut kalian bisa melempar barang besar secara bersamaan dengan teman. Namun tentunya hal ini juga membutuhkan kekompakan juga untuk melakukannya. Membutuhkan sinkronisasi dan timing yang tepat untuk dapat melempar barang bersama dengan teman.

Selain itu, game ini rasanya sangat sulit diselesaikan sendirian jika mengincar result terbaik mengenai timingnya. Dua orang pun rasanya juga masih terasa sulit, rasanya membutuhkan banyak player sekaligus untuk dapat memperoleh hasil terbaik. Semakin banyak player yang bergabung rasanya akan terasa lebih seru sekaligus lebih mudah.

Bermain bersama akan membuat karakter menjadi “lemah”, namun justru lebih seru karena akan menguji kekompakan.

Namun sayangnya, game ini hanya mengusung sistem local coop, dimana kita tidak bisa bermain dengan player lain secara random. Ini tentunya jadi dilema bagi player yang hanya punya sedikit rekan coop atau bahkan tidak punya teman untuk bermain secara coop (sad noise).

Sayangnya tidak ada opsi untuk bermain bersama banyak player lain secara online.

Selain absennya coop online, hal yang cukup kami sayangkan adalah tidak adanya indikator objective sedari awal. Tiga indikator objective hanya akan diperlihatkan setelah kalian menyelesaikan misi tersebut. Hal tersebut rasanya mendorong untuk memainkan sebuah stage lebih dari sekali hanya untuk menyelesaikan objective yang sebelumnya belum diperlihatkan. Seakan mendorong skema replaybility yang tak diinginkan.

Bonus objective tidak akan ditampilkan sebelum menyelesaikan stage tersebut, seakan memaksa replaybility yang terkadang tidak diinginkan demi menyelesaikan seluruh objective secara sempurna.

Visual Khas Kartunis Penuh Warna

Sama seperti Overcooked, Moving Out juga mengusung gaya visual yang kartunis. Konsepnya yang unik dan jenaka semakin diperkuat dengan presentasi visual sedemikian rupa. Tak terlihat indah dan menakjubkan memang, namun visual ini terlihat sangat sesuai dan membuatnya terasa “manis”

Gaya visual sederhana layaknya sebuah cartoon membuat Moving Out bisa diterima oleh seluruh kalangan. Hal ini juga membuat Moving Out semakin terlihat menyegarkan dan menciptakan atmosfir bahwa game ini merupakan sarana untuk tertawa dan bersenang-senang seolah sedang menonton kartun.

Conclusion

Melalui eksperimen terbarunya, Team17 berhasil menciptakan sebuah game yang terasa unik dan menyegarkan melalui Moving Out. Dengan berbagai hal menarik didalamnya, Moving Out berhasil memberikan senssasi Overcooked dalam format yang lebih baru dan tak kalah menarik.

Dengan pondasi yang serupa dengan Overcooked, Moving Out berhasil terlahir sebagai game coop yang tak kalah seru.

Memang masih ada beberapa kekurangan didalamnya, namun hal tersebut tetap tak menghalangi Moving Out sebagai sebuah game yang harus kalian coba. Terutama saat bersa dengan teman ataupun keluarga, Moving Out akan memberikan pengalaman game coop yang seru dan penuh tawa.

Ernard Anky

Written by Ernard Anky