Review Nioh 2 — Kontinuitas Mendalam yang Ramah Bagi Pemain Baru


Dari semua game souls maupun souls-like yang telah menyiksa saya dalam beberapa tahun belakangan ini, Nioh yang digarap oleh Team Ninja hadir sebagai game souls-like yang menarik namun kurang meninggalkan kesan yang berarti saya. Secara gamblang game tersebut mudah terlupakan jika tidak dimainkan dalan beberapa minggu.

Terlepas dari itu, Nioh sebagai sebuah game souls-like ala Samurai yang cocok untuk para wibu ini tetap mampu memberikan tantangan yang berarti dan sepadan dengan game sejenis lainnya; sama-sama bikin frustrasi bahkan stres, namun berikan suatu kebanggaan tersendiri ketika berhasil menyelesaikan suatu stage atau setelah berhasil menghabisi berbagai boss yang sulit.

Pada tanggal 12 Maret 2020 lalu, Team Ninja merilis Nioh 2 yang merupakan prequel dari Nioh pertama. Setelah mencoba menyelesaikan keseluruhan konten utamanya, saya cukup dibuat kagum dengan lebih mendalamnya serangkaian elemen combat permainan yang ditawarkan, serta bisa dipastikan lebih mudah dari yang pertama.

Nioh 2 juga bisa dibilang hadir sebagai game dimana pemain yang bahkan belum pernah memainkan game souls sama sekali akan cenderung mudah beradaptasi dalam game ini dibandingkan game pertamanya. Walau demikian butuh waktu yang cenderung tidak sebentar bagi pemain baru tersebut untuk menguasai betul keseluruhan elemen-elemen combat yang ditawarkan pada game ini.

Hal ini bukan berarti Nioh 2 hadir tanpa cela, ada beberapa hal yang agaknya harus kamu ketahui terlebih dahulu agar nantinya bisa dijadikan pertimbangan apakah Nioh 2 worth it untuk dimainkan segera atau tidak. Baca review ini sampai selesai ya!


Reka fiksi legenda Toyotomi Hideyoshi

Seperti yang telah saya sebut di awal, Nioh 2 merupakan prequel dari game pertamanya, sehingga ceritanya sendiri terjadi sebelum William Adams, karakter dari Nioh pertama datang ke Jepang versi fiksi yang penuh dengan Spirit Stones dan Yokai (sebutan setan atau iblis di Jepang). Lebih tepatnya, keseluruhan cerita berfokus pada salah satu sosok historis Jepang era Sengoku akhir, Hideyoshi Toyotomi.

Berbeda dengan game pertamanya yang menghadirkan William sebagai fixed character, Nioh 2 hadir dengan fitur custom character yang cukup in-depth. Sehingga dalam game ini kamu bisa saja membuat karakter sesuai imajinasimu, bahkan waifu idamanmu, atau mungkin bisa jadi penyalur kreativitasmu untuk hadirkan karakter-karakter nyeleneh.