Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > Game Review > Review Shadow Labyrinth – Game 2D Action Platform Pac-Man dengan Nuansa Berbeda

Review Shadow Labyrinth – Game 2D Action Platform Pac-Man dengan Nuansa Berbeda

by Muhammad Faisal
17 Juli 2025
in Game Review
Reading Time: 7 mins read
A A
0
Review Shadow Labyrinth
0
SHARES
114
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Review Shadow Labyrinth – Bagi Gamer, Pac-Man adalah salah satu maskot yang sangat populer di industri video game. Karakter bulat kuning nan lucu ini pertama kali rilis gamenya pada tahun 1980 dan kini franchise-nya sudah berumur 45 tahun.

Pada tahun 2025 ini, Bandai Namco akan merilis game baru berdasarkan fracnhise Pac-Man yang berjudul Shadow Labyrinth. Berbeda dengan game Pac-Man sebelumnya, Shadow Labyrinth terlihat mengambil setting cerita Sci-fi dengan elemen Dark Twist yang membuat kalian penasaran bakal seperti apa game ini ketika rilis nanti.

Dalam sebuah kesempatan, kami mencoba bermain game Shadow Labyrinth lebih awal dan menemukan berbagai pengalaman unik dan juga seru yang didapatkan. Kami ucapkan terima kasih kepada Bandai Namco yang telah memberikan kami kesempatan memainkan game baru berdasarkan franchise Pac-Man ini.

Ada banyak pengalaman seru saat saya memainkan game ini dan ingin membagikannya kepada para pembaca lewat tulisan Review Shadow Labyrinth. Tulisan akan dibuat berdasarkan pengalaman pribadi saat memainkan game ini. Seperti apa game baru berdasarkan franchise Pac-Man ini, ya?

Daftar isi

  • Review Shadow Labyrinth
    • Story
    • Gameplay
    • Graphic
    • Sound
    • Summary

Review Shadow Labyrinth

Review Shadow Labyrinth
Review Shadow Labyrinth

Baiklah kita mulai saja pembahasan seputar Review Shadow Labyrinth, game 2D Action Platform Pac-Man yang menghadirkan nuansa berbeda dari game pendahulunya.

Story

Story Shadow Labyrinth
Story

Shadow Labyrinth berfokus pada cerita sesosok makhluk Humanoid bernama Swordman No. 8 yang terbangun tanpa mengingat apapun di sebuah kapsul statis di sebuah ruangan bawah tanah. Saat bangun dia bertemu dengan sebuah robot Droid berbentuk bola berwarna kuning bernama PUCK.

PUCK menjelaskan bahwa Swordman No. 8 adalah orang yang terpilih yang tidak diungkap secara detail tujuan utamanya. Dia akan membimbing Protagonist dalam menelusuri berbagai area di sebuah Planet Alien misterius.

Dalam eksplorasi, Swordman No. 8 atau dalam hal ini Player akan mencari tahu apa yang ada pada planet tersebut dan mengungkap misteri di dalamnya seiring berjalannya cerita. Mereka nantinya juga akan bertemu dengan karakter lain yang tampaknya memiliki jawaban dari misteri yang ada di planet tersebut.

Dan tentu saja Player akan menemukan jawaban dari misteri penyebab Swordman No. 8 bangun tanpa ingatan dan tujuan yang ingin dicapai oleh PUCK. Apalagi elemen-elemen cerita yang ada di game ini memiliki banyak referensi dari game-game lama dari Bandai Namco (dulunya Namco) yang bisa menjadi fanservice bagi kalian Gamer generasi sebelum tahun 2000.

Gameplay

Gameplay Shadow Labyrinth
Gameplay

Shadow Labyrinth menghadirkan fitur gameplay 2D Action Platform dimana Player akan berfokus dalam mengeksplorasi berbagai area yang ada di sebuah Planet Alien. Di sana Player akan menghadapi berbagai macam Alien yang akan menyerang Swordman No. 8 saat eksplorasi.

Swordman No. 8 memiliki beberapa kemampuan dasar dalam permainan, salah satunya adalah pedang untuk menebas musuh. Dalam permainan, Player akan mendapatkan beberapa akses yang dapat membantu eksplorasi, salah satunya adalah M-Phase Shift dimana Player akan berubah bentuk Mini-PUCK yang memiliki bentuk yang sama dengan Pac-Man disertai jalur D-Line menjadi platform ketika Player dalam mode ini.

Gameplay Shadow Labyrinth
Salah satu fitur yang bisa kalian temukan dalam game, berubah menjadi Pac-Man

Semakin jauh eksplorasi dan alur cerita berjalan, kalian akan membuka lebih banyak kemampuan yang bisa membantu Player dalam menelusuri setiap sudut area sampai menemukan area tersembunyi.

Permainan Platform pada game Shadow Labyrinth menjadi elemen utama yang dihadirkan untuk Player. Maka dari itu faktor ketangkasan, kelincahan, dan kepintaran kalian dalam memecahkan Puzzle ataupun mencari tahu cara menjangkau area tertentu akan menjadi tantangan buat Player.

Dan tentu saja Planet Alien ini akan menghadirkan berbagai macam Boss yang akan dihadapi oleh Swordman No. 8 dalam game. Setiap Boss yang akan kalian temukan memiliki gimmick mereka masing-masing, mulai dari pola serangan, kelemahan, dan juga cara mengalahkannya.

Graphic

Graphic Shadow Labyrinth
Graphic

Shadow Labyrinth menghadirkan graphic 2.5D yang terlihat bagus untuk sebuah game 2D Action Platform. Setiap gerakan animasi karakter maupun musuh terlihat smooth dalam permainan.

Penampilan grafis pada Environtment juga diperlihatkan secara baik untuk setiap areanya yang mempelihatkan jelas kondisi dari Planet Alien yang terasa suram bakal ditelusuri oleh Player. Elemen Sci-fi juga menjadi faktor utama seperti apa desain grafis pada game ini menyesuaikan tema utama yang dihadirkan.

Sound

Sound Shadow Labyrinth
Sound

Game Shadow Labyrinth dominan menghadirkan musik-musik bertemakan ala Sci-fi dengan nuansa misterius menggambarkan area yang ditelusuri oleh Swordman No. 8 dan PUCK.

Saat menghadapi Boss, musik yang disajikan pada game ini lebih menghadirkan musik yang lembut namun tetap memberikan kesan intens sesuai dengan Boss yang dihadapi oleh Player.

Mengingat tema game ini berfokus pada Sci-fi dengan elemen Dark Twist berdasarkan franchise Pac-Man, maka kebanyakan musik yang kalian dengar nanti memiliki genre musik seperti itu.

Summary

Review Shadow Labyrinth
Apakah game Shadow Labyrinth worth dimainkan atau tidak?

Dari penjelasan yang saya berikan saat bermain game ini, kalian pasti bertanya-tanya, “apakah Shadow Labyrinth worth dimainkan atau tidak?”. Jawabannya bergantung pertanyaan “apakah kalian suka dengan game platform yang berfokus pada eksplorasi”.

Shadow Labyrinth menghadirkan permainan yang niche untuk beberapa kalangan Gamer. Karena apa yang saya rasakan ketika memainkan game ini seperti menemukan kembali sebuah game classic dengan genre klasik Platform dimana eksplorasi menjadi menu utamanya.

Elemen Platform dalam game mengharuskan Player bisa bergerak secara fleksibel agar bisa menjangkau area tertentu. Apalagi kalian akan menemukan area dimana Platform perlu menggunakan gimmick ataupun kemampuan khusus agar bisa menjangkaunya. Tidak jarang pula bakal ada Puzzle yang perlu diselesaikan agar Player bisa memasuki area tertentu atau bahkan area rahasia dengan hadiah menarik untuk karakter.

Sementara itu dari segi Action, pace gameplay dirasa tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lambat. Beberapa musuh ada yang bergerak lambat sehingga kalian bisa cepat dikalahkan atau menghindarinya saja. Sementara untuk pergerakan pada Boss, ada yang bergerak cepat dan aktif menyerang Player dan ada juga yang lambat tetapi memiliki gimmick untuk bisa mengalahkannya.

Tidak lupa juga bagaimana eksplorasi di Shadow Labyrinth akan sering kalian temukan perlu dijelajahi nanti ketika menemukan kemampuan khusus agar bisa dijangkau. Maka dari itu, backtracking atau kembali ke area sebelumnya bakal menjadi keseharian yang akan kalian temukan di game. Apalagi ketika sudah menemukan kemampuan yang dibutuhkan untuk bisa menjangkau area yang sebelumnya belum bisa dieksplorasi.

Beberapa poin di atas menjadi alasan kenapa saya mengatakan game ini niche untuk beberapa kalangan Gamer. Ada yang suka dengan konten gameplay seperti itu, dan mungkin ada juga yang kurang suka.

Dari saya sendiri sebenarnya suka saja memainkan game Shadow Labyrinth mengingat saya dulu sudah pernah memainkan game yang serupa seperti ini sebelumnya. Namun ada beberapa hal yang saya rasa kurang suka dengan konten yang dihadirkan pada game.

Salah satunya adalah bagaimana dari segi elemen platform di game ini terasa ada yang kurang, terlebih di awal permainan. Beberapa dari sisi desain platform yang dihadirkan pun terkadang dirasa terlalu menekan Player, apalagi bagi mereka yang baru main.

Belum lagi jarak titik Checkpoint atau Teleportasi antara satu area dengan yang lain dirasa agak jauh dan menghabiskan waktu cukup banyak yang dibutuhkan ketika melakukan backtracking ke tempat area sebelumnya yang ingin ditelusuri lebih lanjut. Ketika memainkan game ini, kalian mungkin akan dites kesabarannya dalam melakukan eksplorasi untuk backtraccking.

Setidaknya dari pengalaman saya bermain, fokus saja terlebih dahulu jalur ke area jalan cerita utamanya daripada melakukan eksplorasi secara menyeluruh di setiap area. Karena seiring berjalannya cerita, nantinya kalian akan menemukan kemampuan penting yang bisa membantu eksplorasi menuju area yang sebelumnya tidak bisa dijangkau.

Itulah informasi tulisan artikel review Review Shadow Labyrinth berdasarkan pengalaman memainkan game ini. Apakah kalian tertarik untuk memainkan game baru dari franchise Pac-Man ini?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Pac-Man atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Tags:
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Teaser Film Mortal Kombat 2 Diumumkan, Ada Johnny Cage?

Next Post

Spesifikasi PC Wuchang: Fallen Feathers, Minimal GTX 1060

Muhammad Faisal

Muhammad Faisal

"Editor dan Veteran Game Gacha di Gamebrott." Ia adalah seorang Gamer yang telah aktif mengamati dan menganalisis perkembangan game gacha selama lebih dari satu dekade sejak tahun 2013, memberikannya pemahaman mendalam tentang tren pasar dan mekanika game berdasarkan pengalaman pribadi. Pengalamannya yang luas terhadap game genre JRPG, memiliki minat yang kuat terhadap game JRPG, bahkan yang sering dianggap underrated, seperti Trails Series. Berfokus pada analisis mendalam mengenai isu-isu yang sedang hangat, tren up-to-date, serta insight mendasar yang menjadi perbincangan utama di komunitas Gamer secara luas.

Related Posts

Player Final Fantasy VII Rebirth Usia

Player Final Fantasy VII Rebirth Rata-rata Berusia di Atas 30 Tahun

by Deia Averina
16 jam ago
0

Sebuah data mengungkap bahwa Player Final Fantasy VII Rebirth rata-rata berusia di atas 30 tahun. Wah, seperti apa detail datanya?

Capcom tak akan gunakan AI generatif

Capcom Tidak akan Menggunakan Generative AI untuk Aset Game Mereka

by Deia Averina
16 jam ago
0

Capcom menyampaikan pesan ke publik bahwa mereka tidak akan mengggunakan generative AI untuk aset maupun konten di dalam gamenya.

Co-Creator Overwatch Zelda

Co-Creator Overwatch Sebut Zelda BOTW Game Terbaik Sepanjang Masa

by Arif Gunawan
17 jam ago
0

Jeff Kaplan selaku Co-Creator Overwatch sebut The Legend of Zelda Breath of the Wild menjadi game terbaik sepanjang masa. Apa...

Naoki Yoshida Final Fantasy

Naoki Yoshida Ungkap Gamer Muda Sulit Tertarik dengan Seri Final Fantasy

by Arif Gunawan
17 jam ago
0

Dalam sebuah video, Naoki Yoshida atau lebih dikenal Yoshi-P mengungkap bagaimana Gamer kesulitan terhubung dengan seri Final Fantasy.

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

Player Final Fantasy VII Rebirth Usia

Player Final Fantasy VII Rebirth Rata-rata Berusia di Atas 30 Tahun

by Deia Averina
16 jam ago
0

Capcom tak akan gunakan AI generatif

Capcom Tidak akan Menggunakan Generative AI untuk Aset Game Mereka

by Deia Averina
16 jam ago
0

Co-Creator Overwatch Zelda

Co-Creator Overwatch Sebut Zelda BOTW Game Terbaik Sepanjang Masa

by Arif Gunawan
17 jam ago
0

Naoki Yoshida Final Fantasy

Naoki Yoshida Ungkap Gamer Muda Sulit Tertarik dengan Seri Final Fantasy

by Arif Gunawan
17 jam ago
0

Turnamen Street Fighter 6

Turnamen Street Fighter 6 Berhadiah Alat Tensimeter Untuk Player Berusia Lanjut

by Nadia Haudina
18 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Maret 2026 di PS2, PS3, PS4, PS5, PC dan Android

by Muhammad Faisal
4 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
3 bulan ago
0

Download Game PPSSPP Ukuran Kecil

120+ Game PPSSPP Ukuran Kecil Terbaik di Dunia yang Seru dan Tidak Cepat Bosan Tahun 2026

by Muhammad Faisal
2 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
3 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
1 tahun ago
33

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited