Riset: Pemain Game Nintendo Lebih Pintar Dibandingkan Non-Gamer

in ,

Nintendo telah menjadi salah satu perusahaan terpenting di sejarah industri gaming. Tak hanya berhasil hidupkan kembali relevansi gaming usai video game crash di tahun 1983, tetapi perusahaan Jepang ini telah berikan ratusan game legendaris yang menjadi kenangan masa kecil banyak gamer saat ini.

Lewat salah satu studi yang dilakukan Max Planck Institute, tak hanya memberikan hiburan semata, game Nintendo dianggap memberikan efek positif pada perkembangan otak dan sifat dari pemainnya.

Dilansir dari Business Insider, studi ini menyimpulkan apabila bermain game Nintendo dapat meningkatkan grey matter (materi abu-abu) pada bagian otak yang berfungsi penting dalam orientasi pasial, pembentukan memori, pemikiran yang strategik serta keterampilan motorik.

Para peneliti pada studi ini membiarkan beberapa orang dewasa untuk bermain Super Mario 64 selama 30 menit sehari dalam jangka waktu 2 bulan. Hasil yang didapatkan ialah semakin senang pemain tersebut rasakan dari sesi bermain, semakin banyak grey matter yang terbentuk pada hippocampus kanan, korteks prefrontal serta beberapa bagian dari cerebellum atau otak kecil.

Berikut beberapa kesimpulan yang ditarik dari riset tersebut:

  • Riset menyimpulkan apabila mereka yang bermain game miliki jumlah grey matter lebih tinggi dibandingkan yang tidak,  grey matter bersifat penting untuk pembentukan memori dan pemikiran strategik.
  • Anak-anak yang bermain video game (pada riset ini diuji dengan game Nintendo) perlihatkan perilaku sosial yang lebih baik
  • Riset menyimpulkan beberapa bagian dari otak terlatih lewat bermain video game (pada riset ini dibuktikan lewat game Nintendo)

Baca juga berita lainnya terkait Nintendo serta artikel lain dari penulis ini.

Muhammad Maulana

Written by Muhammad Maulana

Seseorang yang menghabiskan waktunya mengamati Video Game dan Film.