[Rumor] Seri Terbaru Call of Duty Bakal Berlatar di Perang Korea ?

in
Bocw Launch 001

Setiap tahunnya, Raven Software, Treyarch dan Infinity Ward bergantian untuk mengembangkan entri terbaru dari seri game FPS paling populer di dunia – Call of Duty. Yang terbaru yaitu Call of Duty: Black Ops Cold War, dikembangkan oleh Treyarch (bekerja sama dengan Raven Software) dan mengajak pemain ke era 1980-an untuk ambil bagian dalam Perang Dingin. Nah, rumor teranyar menyebut bahwa game COD terbaru akan mengambil latar 30 tahun sebelum Perang Dingin.

Salah satu user Twitter yang dikenal terpercaya untuk rumor ataupun bocoran seputar COD yakni ModernWarzone, mengklaim lewat akun Twitter-nya bahwa entri terbaru COD akan berlatar di 1950-an. Era tersebut merupakan masa di mana Korean War atau Perang Korea berlangsung.

Lebih tepatnya, Perang Korea berlangsung dari tahun 1950 hingga 1953, di mana konflik yang terjadi tidak hanya melibatkan Korea Selatan dan Utara saja, namun juga negara-negara besar lainnya seperti Cina, Uni Soviet dan Amerika Serikat.

Mengingat bahwa beberapa game COD terakhir mengambil latar sejarah seperti Perang Dunia Ke-2 dan Perang Vietnam, maka masuk akal apabila Activision selaku publisher tertarik untuk kembali mengadaptasi kisah bersejarah kedalam bentuk video game.

Meski ModernWarzone punya catatan yang cukup baik sekaligus akurat untuk bocoran COD, sejauh ini belum ada bukti konkrit untuk mengkonfirmasi maupun membantah rumor tersebut. Activision juga belum angkat bicara dan kemungkinan tidak akan membuat pengumuman terkait seri baru Call of Duty ini dalam waktu dekat.

Sebelumnya atau tepatnya tahun lalu, latar tempat dan sebagian judul resmi untuk COD: Black Ops Cold War bocor enam bulan sebelum perilisannya.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Call of Duty atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Arif Gunawan

Written by Arif Gunawan

kreator tulisan yang jarang bermain game namun tertarik dengan perkembangan industri game itu sendiri